Arsitek timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong mengungkapkan, perbaikan lebih detail akan dilakukan jajaran pelatih untuk meningkatkan performa tim besutannya dalam pemusatan latihan (TC) di Kroasia.
Tae-yong mencatat ada tiga kelemahan yang perlu mendapat perhatian dari rangkaian uji coba di Kroasia. Kelemahan tersebut masih terlihat ketika timnas U-19 menggasak Hajduk Split 4-0 Stadion Sloga Mravince, Selasa (20/10) sore WIB.
Pelatih asal Korea Selatan ini mengungkapkan, tiga kelemahan yang dimaksud adalah pergerakan tanpa bola, ketepatan dalam melepaskan umpan, serta transisi permainan dari menyerang ke bertahan.
“Beberapa hal yang harus ditingkatkan adalah pergerakan tanpa bola pemain. Lalu waktu untuk melepaskan umpan juga masih perlu diperbaiki. Kami harus lebih detail lagi,” ungkap Tae-yong dinukil channel YouTube PSSI.
“Selain itu, keseimbangan pertahanan saat transisi harus lebih dipercepat lagi. Walaupun masih ada kekurangan, tim ini terus berkembang untuk menjadi lebih baik.”
PSSIDi lain sisi, Tae-yong menilai ada perbaikan dari kelemahan yang dia sorot sebelumnya. Tae-yong mengatakan, pemain, terutama di lini depan, sudah mulai berimprovisasi dalam mencari ruang di area pertahanan lawan.
“Walaupun mereka tidak menguasai bola, mereka tetap mencari ruang. Pemain lini depan juga bekerja keras, dan cukup bagus, sehingga kami efektif dalam mengonversi peluang menjadi gol,” kata Tae-yong.
Dalam pertandingan kemarin sore, Tae-yong memberikan kesempatan kepada pemain blasteran, dua kakak-beradik Kelana dan Luah Mahesa. Hanya saja, Tae-yong melihat kedua pemain tersebut belum tampil maksimal, karena baru bergabung dengan tim.
Alasan itu yang membuat Tae-yong akan melihat performa mereka dalam uji coba berikutnya, Jumat (23/10). Tae-yong meyakini Kelana dan Luah bakal memperlihatkan potensi mereka jika memiliki waktu bersama tim lebih lama.
“Kedua pemain ini cukup bekerja keras. Sang kakak (Kelana) sedikit lebih baik performanya. Mungkin keduanya tidak memiliki waktu cukup untuk menunjukkan performanya. Kami mungkin harus lihat lagi keduanya di laga uji coba 23 Oktober atau gim internal,” beber Tae-yong.
Sementara itu, Kelana mengungkapkan kegembiraannya bermain bersama timnas U-19. Kelana dipercaya tampil sebagai starter. Namun Kelana mengakui belum tampil maksimal di pertandingan uji coba itu.
“Saya senang menjalani debut untuk Indonesia. Saya kira saya bermain cukup bagus di pertandingan pertama. Tapi masih banyak yang perlu diperbaiki, dan saya yakin bisa berkembang lebih baik lagi, karena [gaya permainan] sepakbola berbeda dengan di Jerman,” beber Kelana.
“Saya kira itu hal normal, karena kami baru dua hari bergabung dengan tim. Kami harus secepatnya beradaptasi mengenal tim dan gaya permainan. Saya yakin kami akan cepat beradaptasi.”
SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!
