Salah satu legenda Argentina Mario Kempes menyarankan Lionel Messi agar tetap bertahan di Paris Saint-Germain, dan tidak kembali ke Barcelona, karena akan memberikan kerugian bagi sang superstar.
Messi belakangan ini santer diwartakan bakal kembali ke Barcelona. Rumor itu makin kencang setelah Messi dikabarkan menolak perpanjangan kontrak dengan PSG, sehingga masa depannya belum bisa dipastikan.
Banyak kalangan memberikan respons terhadap rumor tersebut, dan sebagian besar menyampaikan dukungan. Kempes pun tak ketinggalan untuk menyampaikan pendapatnya.
Pria yang pernah membantu Argentina menjadi juara dunia 1978 itu mengatakan, banyak kerugian yang akan didapat Messi jika dia kembali ke Barcelona, karena Blaugrana sekarang berbeda dibandingkan di masa La Pulga membela Barca.
“Menurut saya itu tidak sehat buat dia jika kembali ke Barcelona. Sebaiknya dia tetap di Prancis. Proyek Barcelona sekarang sudah berbeda. Mereka masih mencoba membangun kekuatan setelah kepergian dia,” ujar Kempes dalam wawancaranya dengan Super Depor Radio dikutip laman TyC Sports.
“Di sana (Barcelona) banyak permasalahan. Jangan egois, dan pikirkan tentang tim nasional Argentina. Dia sebaiknya tetap di PSG untuk kenyamanan fisik dan psikologi. Dia akan lebih segar saat bergabung dengan tim nasional jika tetap di Prancis dibandingkan di Barcelona.”
Kempes menambahkan, cemoohan fans PSG terhadap Messi beberapa waktu lalu bukan disebabkan performa sang pemain, melainkan kekalahan Prancis dari Argentina di final Piala Dunia 2022 di Qatar.
“Dia bermain di Prancis, negara yang tampil di final melawan Argentina yang mengalahkan mereka. Messi menjadi sosok penting di laga itu. Itu membuat mereka merasa sakit melihat pemain terbaik di dunia berada di tim mereka. Itu tidak berkaitan dengan performa antara di klub dan Qatar,” beber Kempes.
Kempes juga melihat Messi makin matang dan dicintai publik Argentina selepas kepergiannya dari Barcelona. Hal itu juga yang membuat Messi memperlihatkan performa bagus.
“Saat itu dia lebih dicintai di Barcelona dibandingkan di Argentina. Tapi sekarang sudah tidak lagi, dan dia dihargai sebagai seorang pemain,” kata Kempes.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)



