OLEH DIMAS PANJI SETYADI
Tianjin Quanjian membantah kabar yang menyebut mereka tertarik menunjuk Carlo Ancelotti sebagai pelatih.
Pelatih asal Italia itu dipecat oleh Bayern Munich pekan lalu setelah mengalami kekalahan 3-0 dari Paris Saint-Germain dalam ajang Liga Champions dan ia kemudian semakin santer dikaitkan akan pindah dengan bayaran besar ke Liga Super Tiongkok (CSL).
Pada September lalu, mantan bintang Bayern Mario Basler mengklaim Ancelotti telah memiliki kesepakatan pra-kontrak dengan klub CSL, tapi Ancelotti telah membantah pernyataan tersebut.
Rumor tentang Tianjin yang ingin mengganti pelatihnya saat ini Fabio Cannavaro dengan Ancelotti terus muncul, tapi sang miliarder yang juga merupakan pemilik klub, Shu Yuhui, mengatakan itu tidak benar.
"Saya tidak sedang mempertimbangkan untuk mengganti pelatih kami, setidaknya untuk saat ini. [Cannavaro dan saya] memiliki hubungan yangbagus dan ada kecocoan di antara kami," ujar Shu Yuhui kepada Tianjin TV, saat ditanya terkait Ancelotti.
"Kami tidak bermain cukup bagus dalam dua laga terakhir dan saya tahu bagaimana rasa kecewa yang harus Cannavaro rasakan. Dia bahkan mengatakan kepada para pemainnya bahwa perjuangan selama satu setengah tahun telah rusak karena mentalitas lemah mereka."
Getty"Cannavaro bekerja sangat keras dan dia sangat iengin tim ini meraih hasil bagus sehingga bisa membuat para penggemar senang."
"Saya sangat menyukainya dan saya harap dengan pengalaman yang ia dapatkan di Quanjian, dia bisa terus meningkatkan kemampuannya dan berkembang menjadi pelatih terbaik di dunia di masa depan."
Ancelotti telah mengatakan tidak berencana melatih klub lain hingga musim ini berakhir.
Cannavaro mengalami kekalahan dalam dua laga terakhirnya, termasuk kalah telak 4-1 di laga derby kontra Tianjin Teda.
Setelah menjalani 26 laga, mereka kini menempati peringkat empat di klasemen, tertinggal 14 poin dari Guangzhou Evergrande Taobao yang menempati urutan teratas.


