Chelsea-ThomasTuchel-202102120900(C)Getty Images

Thomas Tuchel Terinspirasi Video Parma Yang Ditunjukkan Ralf Rangnick

Manajer Chelsea, Thomas Tuchel, mengungkapkan bahwa mantan pelatihnya, Ralf Rangnick, pernah menunjukkan video laga Parma pada akhir era 90-an.

Rangnick—yang hampir menjadi juru taktik Milan pada awal musim ini—adalah pelatih Tuchel ketika membela klub Regionalliga Sud alias kasta keempat Liga Jerman, SSV Ulm, pada musim 1997/98.

Kala itu, Parma berstatus tim papan atas yang tengah dilatih Carlo Ancelotti. Dengan skuad yang hampir sama, mereka sukses meraih gelar ganda yakni Piala UEFA dan Coppa Italia, semusim berselang bersama Alberto Malesani.

Gialloblu masih dihuni sejumlah nama yang bakal beken setelahnya, antara lain: Hernan Crespo, Lilian Thuram, Fabio Cannavaro, Enrico Chiesa, hingga kiper Gianluigi Buffon.

“Saat masih aktif sebagai pemain [bek], Rangnick adalah pelatih saya dan dia menunjukkan kepada kami bahwa Anda tidak perlu mengikuti striker ‘hingga ke toilet’ saat Anda bermain dengan formasi empat bek dan itu belum pernah kami dengar sebelumnya," ucap Tuchel di situs resmi Chelsea, Rabu (3/3).

“Dia menunjukkan kepada kami video ulasan Parma dan Dynamo Kiev. Dia membuat kami bermain seperti mereka. Kami seperti mendapat cakrawala baru.”

“Anutan saya dalam bimbing-membimbing adalah ayah saya, dia adalah pelatih saya ketika saya masih belia, dia mengajari saya semua hasratnya. Dia punya pengaruh besar dalam pembinaan saya. Kemudian saya masuk akademi Stuttgart yang terkenal kala itu. Saya dapat mempelajari semua yang saya bisa tentang pembinaan, yang tidak didapat hanya dengan tiba setengah jam sebelum sesi latihan.”

“Di Stuttgart saya bertemu orang-orang berpengaruh, Hermann Badstuber [ayah dari eks pemain Bayern Munich, Holger Badstuber], yang sayangnya berpulang terlalu dini.”

“Dia memberikan pengaruh besar kepada saya dan menjadi seperti figur ayah kedua di tempat latihan. Dia menunjukkan kepada saya untuk memiliki keingintahuan yang tinggi dan apa-apa saja hal yang harus Anda lakukan ketika Anda ingin menjadi pelatih yang baik,” pungkasnya.

Tercatat, Chelsea menjadi klub kelima Tuchel sebagai pelatih, setelah: FC Augsburg II, Mainz, Borussia Dortmund, dan Paris Saint-Germain.

Sejak ditangani pelatih berusia 47 tahun itu, The Blues belum terkalahkan dalam sembilan laga di lintas ajang. Rinciannya, enam kemenangan termasuk hasil penting atas Atletico Madrid pada leg pertama [tandang] babak 16 besar Liga Champions dan tiga hasil imbang.

Iklan
0