Pelatih Paris Saint-Germain Thomas Tuchel membeberkan, Neymar sudah melakukan segala upaya untuk bisa angkat kaki dari klub di bursa transfer musim panas kemarin.
Neymar sejak awal sudah mengindikasikan ingin hengkang dari PSG untuk kembali ke Barcelona. Real Madrid dikabarkan juga meminati servis penyerang Brasil ini. Meski demikian, kesepakatan tidak pernah tercapai dan Neymar pun tetap bertahan di Parc des Princes musim ini.
Saga transfer tersebut membuat fans PSG sakit hati. Mereka mengejek Neymar dan membentangkan spanduk ofensif di stadion, termasuk saat sang pemain mencetak gol penentu kemenangan PSG atas Strasbourg lewat tembakan akrobatik di menit terakhir, Sabtu (14/9) lalu.
Tuchel memahami kemarahan fans, tapi sang pelatih bisa menjamin bahwa Neymar akan tetap berlaku profesional di sepanjang musim ini.
"Dia tidak ingin berada di sini. Dia sudah berupaya sekuat tenaga [untuk meninggalkan PSG]. Itulah yang membuatnya tidak populer di mata fans. Saya bisa memaklumi jika fans marah," kata Tuchel kepada DAZN.
"Meski demikian, tidak pernah ada perpecahan di antara kami. Itulah mengapa sangat mudah bagi saya untuk memainkannya. Dia selalu berlatih profesional. Dia tetap lapar dan selalu kompetitif."
"Dia harus tahan [dengan ejekan dan cemoohan fans] karena itulah realitanya sekarang. Dia harus bisa mengatasinya," imbuhnya.
PSG kini tengah bersiap menghadapi Real Madrid di laga pembuka Liga Champions. Namun, Tuchel dipusingkan dengan krisis striker, termasuk Neymar yang masih menjalani sanksi larangan bertanding.
