Manajer Chelsea Thomas Tuchel berharap pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti berada di bangku cadangan ketika kedua tim saling bentrok di Stadion Stamford Bridge, Kamis (7/4) dini hari WIB, pada pertandingan leg pertama perempat-final Liga Champions Eropa (UCL).
Ancelotti belum mendapat kepastian berangkat ke London, karena hasil tes COVID-19 masih menunjukkan positif, sehingga perannya digantikan sang anak, Davide. Namun sejumlah kabar menyebutkan, Ancelotti akan tiba di London menjelang pertandingan.
Tuchel masih menyimpan harapan Ancelotti bisa hadir di Stamford Bridge untuk memimpin pasukannya bertanding. Menurut Tuchel, menangani tim tidak akan lengkap bila hanya dilakukan secara virtual.
“Sekarang Anda bergantung kepada media virtul sebagai alat bantu. Jadi saya yakin dia bisa melakukan pembicaraan tim, dan berhubungan dengan para pemainnya,” ujar Tuchel dalam keterangannya kepada wartawa dikutip Football London.
“Tapi akan lebih baik dan menyenangkan berada di sana (bench), dan memberikan pengaruh langsung. Itu yang paling disukai pelatih, berada di tengah-tengah tim, berkomunikasi secara konstan, tidak hanya sekadar kalimat, tapi juga dengan senyuman dan pelukan.”
“Saya berharap dia masih bisa melakukannya [di laga nanti]. Saya mendapat informasi dia akan datang pada malam hari. Secara pribadi, saya berharap itu dia bisa mewujudkannya. Dia pelatih besar dengan kepribadian besar. Itu akan sangat menyenangkan kalau dia berada di tepi lapangan di pertandingan seperti ini.”
Tuchel pun tidak ingin terlena dengan torehan positif Chelsea ketika berjumpa Madrid di semi-final UCL musim lalu. Saat itu Chelsea menahan imbang Madrid 1-1, dan menekuk Los Blancos 2-0 di London. Menurut Tuchel, Chelsea ingin bangkit dari hasil menyesakkan akhir pekan kemarin.
“Pertandingan musim lalu tidak ada hubungannya dengan laga ini. Kami tidak melihat itu saat melakukan persiapan tim. Kami hanya melihat pertandingan terakhir mereka, bukan yang tahun lalu,” ucap Tuchel.
“Kami akan berusaha bangkit dari hasil Sabtu (digasak Brentford dengan skor 4-1), dan bermain dengan cara yang benar, baik terkait fisik, intensitas, dan fokus.”




