Pelatih Persija Jakarta Thomas Doll menyatakan puasa memberikan dampak positif kepada manusia, terutama dari segi kebugaran, dan ingin melakukan hal serupa dengan cara berbeda.
Doll mengutarakan, berkaca dari pengalaman sebelumnya, puasa memberikan dampak positif bagi para pemain, dan bukan hanya sekadar menurunkan berat badan. Menurut Doll, ia akan mencobanya suatu saat nanti, namun dengan waktu yang berbeda.
“Saya pikir saat kita tidak terlalu banyak mengkonsumsi sesuatu, maka kepala kita akan lebih jernih. Selain itu orang yang berpuasa akan merasa lebih baik, mempunyai kekuatan, dan energi lebih,” ujar Doll dikutip laman resmi klub.
“Menurut saya manfaat puasa sangat bagus. Bukan dari turunnya berat badan saja, namun juga untuk membersihkan segalanya.”
“Mungkin suatu saat saya akan mencoba melakukan puasa di sini. Hampir seluruh pemain di sini berpuasa. Saya pikir kenapa pelatihnya tidak ikut mencoba. Cuma saya hanya tidak terlalu banyak makan di malam hari, karena metabolisme saya berbeda jauh dengan pemain.”
Bagi Doll, suasana ramadan bukan sesuatu hal yang asing bagi dirinya, mengingat ia pernah merasakan atmosfer itu ketika menangani klub di Arab Saudi, Al Hilal, pada tahun 2011 dan 2012.
Karena itu, lanjut Doll, penggawa Macan Kemayoran tak akan menggelar latihan pada pagi dan sore seperti biasanya. Mereka akan melakukan latihan rutin pada malam hari, yaitu pukul 19.30 WIB.
“Ketika melatih di sana, saya juga menggelar latihan malam hari, dan terkadang dimulai larut malam, pada pukul 22:00. Seingat saya itu juga saat musim panas, jadi cuacanya sangat panas. Tapi kami bisa mengatasinya,” jelas Doll.
“Saya juga sudah berbicara dengan pemain [Persija], dan ini (puasa) bukan untuk pertama kalinya buat mereka. Lagi pula sekarang sudah menjelang akhir musim [kompetisi], jadi tidak ada masalah hanya melakukan latihan di malam hari.”


