Penyerang Persija Jakarta Michael Krmencik, belum menunjukkan ketajamannya di Liga 1 2022/23. Pelatih Macan Kemayoran Thomas Doll pun memberi pembelaan terhadap penampilan anak asuhnya tersebut.
Kedatangan Krmencik diharapkan bisa menjadi mesin gol buat Persija di musim ini. Mengingat, rekam jejaknya yang oke dan klub asal ibu kota tersebut mengucurkan dana besar untuk merekrutnya.
Akan tetapi, Krmencik baru mencetak satu gol dari lima pertandingan yang dimainkan bersama Persija. Ia mencatatkan namanya di papan skor saat ditahan Persikabo 1973 dengan skor 1-1.
Akibatnya, ada yang mulai membandingkan performa Krmencik dengan eks Persija, Marko Simic. Nama terakhir yang disebut dinilai lebih tajam dibanding pesepakbola berusia 29 tahun itu.
"Anda tahu, kita duduk di sini setelah pertandingan yang fantastis. Tetapi, Anda bertanya tentang Krmencik. Kenapa tidak Andritany [Ardhiyasa]? [Ondrej] Kudela? Kita tidak perlu membicarakan tentang Krmencik sekarang," kata Doll usai laga kontra Persita Tangerang.
"Saya senang dengannya karena mendapatkan banyak peluang. Itu artinya dia berada di posisi yang benar," pria berpaspor Jerman tersebut menambahkan.
Dalam pertandingan melawan Persita, Persija keluar sebagai pemenang. Gol penalti Abdulla Yusuf Helal pada masa injury time babak kedua yang memastikan juara Piala Presiden 2018 tersebut meraup tiga poin.
Doll turut memberikan komentar karena Yusuf dirasa lebih oke dibanding Krmencik. Hal ini karena striker berpasor Bahrain tersebut sudah mengemas tiga gol.
"Seminggu lalu ada yang bertanya tentang Yusuf, setelah itu dia mencetak gol. Saya rasa perbincangan tentang pemain asing dan kenapa pemain tidak mencetak gol harus dihentikan," ucapnya.
"Kenapa tidak ada yang bertanya mengapa kami sering kehilangan bola? Mereka yang melakukan itu bukan pemain asing. Menurut saya itu tidak baik. Krmencik sudah berjuang untuk tim," ia menambahkan.
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

