Nathan Tjoe-A-On & Phan Tuan Tai - Indonesia vs Vietnam 21032024PSSI

Thom Haye & Nathan Tjoe-A-On Ceritakan Pengalaman Di Stadion Utama Gelora Bung Karno

Dua penggawa timnas Indonesia Thom Haye dan Nathan Tjoe-A-On menilai Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Jakarta bisa menjadi tempat tidak menyenangkan bagi setiap tim yang menjadi lawan skuad Garuda.

Haye melakoni debutnya bersama timnas senior ktika menghadapi Vietnam di Hanoi. Sedangkan kala menjamu The Golden Star di SUGBK, Haye hanya menjadi penonton, karena administrasi kepindahannya belum tuntas.

Pemain berusia 29 tahun ini mengaku sulit untuk menggambarkan pengalamannya menyaksikan pertandingan melawan Vietnam di SUGBK. Namun ia meyakini stadion ini akan membuat tim lawan merasa tidak nyaman. Kala itu, SUGBK dipadati hampir 58 ribu orang dari kapasitas 80 ribu.

“Stadion itu bisa menampung 80 ribu orang. Saya dengar mereka (PSSI) bilang tiket terjual habis, tapi saya pikir jumlahnya tidak mencapai angka itu,” ujar Haye dikutip laman Omrop Fryslan.

“Saya merasakan sulit bernafas di tribune. Belum lagi hawa panas di sana. Saya berusaha untuk bertahan di tribune selama mungkin, tapi entah bagaimana, kami akhirnya bisa masuk ke dalam ruangan yang ada penyejuk udara.”

Nathan Tjoe-A-On - Indonesia vs Vietnam 21032024PSSI

“Saya bersama beberapa pemain kemudian menonton pertandingan di sana, karena sudah merasa tidak tahan berada di tribune. Bahkan saya tidak berada di atas lapangan.”

Kesulitan yang dialami Haye lebih berat dirasakan Tjoe-A-On. Pemain berusia 22 tahun ini bahkan mengaku sulit untuk mendengarkan apa yang disampaikan rekan satu tim.

“Kandungan oksigen sangat rendah. Anda hampir tidak bisa mendapatkan udara apa pun, dan cuacanya sangat panas. Lapangannya tidak bagus, dan Anda sulit mendengar satu sama lain. Sulit untuk bermain sepakbola,” ungkap Tjoe-A-On.

Terlepas dari pengalaman yang mereka rasakan, Haye dan Tjoe-A-On menilai kondisi di SUGBK bakal memberikan keuntungan buat timnnas senior. Anak asuh Shin Tae-yong masih mempunyai dua pertandingan sisa kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Irak dan Filipina pada Juni nanti.

“Itu tidak akan mudah. Tidak menyenangkan bagi siapa pun yang bertanding di Jakarta. Di sana sangat beda, dan itu akan sulit bagi sejumlah negara,” imbuh Haye.

Iklan
0