Thailand Pertanyakan Kesediaan Indonesia Jalani Karantina

พาทิศ ศุภะพงษ์
Phatit menyatakan, hingga saat ini FIFA belum mengubah jadwal pertandingan babak kualifikasi Piala Dunia 2022.

Federasi sepakbola Thailand (FAT) berencana akan menghubungi PSSI mengenai kesediaan timnas Indonesia menjalani karantina sebelum melakoni pertandingan lanjutan Grup G babak kedua kualifikasi Piala Dunia 2022.

Laga sisa Thailand di Grup G sangat penting bagi The War Elephants, mengingat mereka masih memiliki peluang lolos ke fase berikutnya. Mereka kini menduduki peringkat ketiga dengan nilai delapan, berselisih tiga angka dari pemuncak klasemen sementara Vietnam.

Duel antara Thailand dan Indonesia dijadwalkan berlangsung 25 Maret di Stadion Rajamangala. Thailand kembali melakoni pertandingan dengan bertandang ke markas Uni Emirat Arab terlebih dulu pada 7 Juni, dan selang delapan hari kemudian menjamu Malaysia.

Sekjen Phatit Suphaphong mengatakan, FIFA telah menegaskan pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Dunia 2022 masih belum mengalami perubahan. Kendati demikian, induk organisasi sepakbola dunia tersebut tetap memantau perkembangan pandemi virus Corona.

Phatit menyatakan, berdasarkan kebijakan pemerintah Thailand, setiap orang asing yang masuk ke negara mereka wajib menjalani karantina selama 14 hari untuk mencegah penyebaran virus gelombang kedua. Hanya saja, FAT belum mengetahui kesediaan Indonesia menjalani karantina.

ทีมชาติไทย

“FIFA menjadikan kalender Maret dan Juni sebagai pertandingan babak kedua kualifikasi Piala Dunia, namun bergantung kepada tim yang bertanding, karena mengaju kepada kebijakan masing-masing negara dalam mengatasi penyebaran virus Corona,” jelas Phatit dinukil laman Siamsport.

“FIFA tetap menjalin komunikasi dengan tim, terutama yang mempunyai peluang seperti Thailand, mengenai venue pertandingan. Jadwal pertandingan tetap berjalan jika stadion sudah dapat digunakan pada Maret.”

“Namun karena ada penerapan kebijakan karantina selama 14 hari, maka hal ini perlu ditanyakan kepada Indonesia, apakah mereka bersedia melakoni perjalanan ke Thailand? Duel melawan Indonesia sangat penting, karena tiga poin sangat berharga.”

Artikel dilanjutkan di bawah ini

Phatit menambahkan, kendala yang dialami negara di Asia Tenggara tidak terdapat di kawasan Benua Kuning lainnya. Namun jika terdapat kendala, konfederasi sepakbola Asia (AFC) akan berusaha mengatasinya dengan kemungkinan menggelar pertandingan secara sentralisasi.

“AFC kemungkinan akan menggelar seluruh pertandingan secara terpusat demi memenuhi target menyelesaikan babak kedua kualifikasi di bulan Juni.”

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Tutup