Pencita sepakbola khususnya penggemar Arsenal, harus sabar menunggu debut Charlie Patino, di tim utama. Ia tidak dimainkan ketika The Gunners, mengalahkan AFC Wimbledon, dengan skor 3-0 pada ronde ketiga Piala Liga Inggris di Stadion Emirates, Kamis (23/9) dini hari WIB.
Padahal, sejumlah pihak meyakini laga kontra Wimbledon, ideal untuk Patino melakukan debut. Pesepakbola berusia 17 tahun tersebut bisa menunjukkan kualitasnya yang luar biasa.
Akan tetapi, manajer Arsenal Mikel Arteta memilih untuk tidak memasang Patino. Pria asal Spanyol tersebut mempunyai alasan khusus menunda debut anak asuhnya itu.
Arteta menyatakan Thomas Partey meminta dimainkan di partai kontra Wimbledon. Menurutnya, Partey butuh pertandingan untuk menyempurnakan kebugaran jelang Derby London Utara, melawan Tottenham Hotspur, pada akhir pekan ini.
“Debut [Patino] sangat dekat, tetapi pada akhirnya kami memutuskan bahwa beberapa pemain membutuhkan menit bermain. Debut dia akan terjadi secara alami, pada waktunya," kata Arteta.
"Patino pemain bagus. Dia memainkan pertandingan latihan di Colney dan dia sangat bagus. Sekali lagi, beri dia waktu dan kami akan mempersiapkannya," Arteta menambahkan.
Talenta Patino, sudah tercium sejak bermain dengan akademi Luton Town. Di usia yang masih 11 tahun sejumlah klub Liga Primer Inggris, seperti Arsenal, Chelsea, dan Tottenham memburu tanda tangannya.
GoalAkhirnya Patino memilih gabung ke Arsenal. Semenjak itu, kemampuannya makin terasah dan digadang-gadang calon bintang masa depan klub yang belum pernah meraih juara Liga Champions tersebut.
Bahkan, beberapa pekan lalu, Patino, sempat menyedot perhatian khalayak luas, Ia mencetak gol yang mantap lewat aksi individual ketika Arsenal U-23, menghadapi Manchester United U-23.
Patino mampu mengelabui dua pemain senior Manchester United Dean Henderson dan Phil Jones, yang disertakan di laga tersebut. Laga itu berakhir untuk kemenangan Arsenal U-23, dengan skor 3-1.
“Patino memiliki kemampuan yang luar biasa, tentang di mana dia berada di lapangan dan di mana pemain lain berada di lapangan,” kata pencari bakat Arsenal, yang menemukan Patino, Brian Stapleton kepada Goal dalam sebuah wawancara eksklusif pada Agustus lalu.
“Dari semua tahun yang saya jalani, dia adalah anak terbaik yang pernah saya lihat. Dia berusia 11 tahun dan saya pikir dia bermain di [Luton] U-13, dan saya seperti 'wow'. Sentuhan pertamanya luar biasa, visinya, kesadarannya akan ruang. Dia berada di planet lain bagi siapa pun di lapangan."
“Saya menelepon kepala departemen di Arsenal saat itu, Shaun O'Connor, dan berkata 'Saya tidak perlu bertemu lagi; Anda harus segera mengontrak anak ini.’”


