Ketua Mercedes Formula 1, Toto Wolff, mengungkapkan, ia membuka diri bergabung dengan Sir Jim Ratcliffe untuk berinvestasi di Manchester United, karena persaingan Liga Primer Inggris dianggap menarik.
Wolff adalah direktur eksekutif cabang Formula 1 Mercedes bersama Ratcliffe yang merupakan pendiri INEOS. Miliarder asal Inggris ini telah berlomba untuk mengambil alih jabatan di United selama berbulan-bulan, dan hampir bergabung dengan ruang dewan direksi di Old Trafford.
Meski belum ada konfirmasi resmi mengenai pembelian 25 persen saham United, Ratcliffe diperkirakan akan mencapai kesepakatan sebelum akhir 2023. Dengan banyaknya spekulasi seputar mitra bisnisnya, Wolff ditanyai tentang kesepakatan tersebut, dan potensi keterlibatannya.
Wolff mengungkapkan, Ratcliffe telah 'berbagi pengalaman' dengan dirinya ketika berbicara tentang rencana untuk Setan Merah di masa mendatang.
“Jim telah berbagi pengalamannya dengan saya. Saya sangat menghormati nilai-nilainya, dan kami percaya satu sama lain,” ungkap Wolff dikutip laman Manchester Evening News.
“Jika kami merasa masuk akal untuk menjadi bagian dari kelompok investasi, saya pasti akan mempertimbangkannya. Saya tidak pernah mengincar investasi trofi, tapi saya menyukai daya saing Liga Primer.”
“Jim dan Manchester United adalah kisah cinta, karena dia lahir di sana. Hubungan pribadi kami kuat, dan dengan Ola Kallenius (ketua eksekutif Mercedes-Benz), mereka menyebut kami Trio Amigos, karena kami tinggal di dunia yang sesungguhnya.”
“Jika saya merasa bisa berkontribusi, saya akan mempertimbangkan untuk bergabung dengan dia di Manchester United.”
Bahkan Wolff juga mengaku tidak menutup kemungkinan mengajak salah satu pebalap Mercedes, Lewis Hamilton, untuk bergabung dengan dirinya. Ini tentunya akan menarik, mengingat Hamilton merupakan fan Arsenal. Menurut Wolff, ia belum menyampaikan ketertarikannnya berinvestasi di United kepada Hamilton.
“Saya menganggap Lewis berada di lingkaran teman dekat saya, dan kami banyak membicarakan perencanaan karir. Saya ingin menjadi bagian dari masa depannya,” ucap Wolff.
“Membalap adalah prioritas utama, namun kapanpun kita mengakhirinya, itu tidak akan menjadi akhir dari hubungan pribadi dan bisnis kami. Kami dapat memperluas aktivitas melalui investasi di bidang olahraga, dan melakukannya bersama-sama.”


