Dengan kedatangan Lionel Messi di Paris Saint-Germain, harapan Lille untuk mempertahankan gelar juara Ligue 1 mendapat pukulan berarti.
Jadi, Jose Fonte mengirim SMS ke Cristiano Ronaldo setiap hari, memohon rekannya di tim nasional Portugal itu untuk bergabung dengannya di Stade Pierre-Mauroy.
"Cristiano hanya menjawab 'ha ha ha'," kata bek itu kepada Talksport.
Ronaldo, bagaimana pun, tidak menanggapi spekulasi mengenai masa depannya dengan ramah.
Selasa (17/8) kemarin, ia sampai mengirim unggahan di Instagram untuk mengungkapkan ketidaksenangannya dengan rumor terbaru yang menghubungkannya dengan kepindahan ke Real Madrid.
"Selain kabar teranyar di Spanyol, banyak berita yang mengasosiasikan saya dengan beberapa klub dari berbagai liga, tanpa ada yang benar-benar mencari tahu kebenarannya, tulis Ronaldo.
"Saya tak akan tinggal diam dan tak bisa membiarkan orang-orang terus bermain-main dengan nama saya. Saya tetap fokus kepada karier dan pekerjaan saya, berkomitmen dan bersiap untuk menghadapi semua tantangan yang harus saya hadapi."
"Sisanya? Sisanya cuma omong kosong."
Balasan yang lumrah. Seperti biasa Ronaldo, sikapnya berbicara lebih keras daripada kata-kata. Ia sering menanggapi segala macam hal-hal negatif dengan cara terbaik: dengan mencetak lebih banyak gol.
Masalahnya di sini, kendati tampaknya ia mencoba untuk meredam spekulasi, justru situasinya semakin keruh.
Ronaldo mungkin telah menyatakan dengan tegas bahwa "kisahnya di Real Madrid telah berakhir, secara efektif menutup kans baginya pulang ke Santiago Bernabeu, namun ia tidak mengonfirmasi akan bertahan lebih lama di Juventus.
Bahkan, ia sama sekali tidak menyebut nama Juventus. Tidak sekali pun, meski pernyataan sikapnya ditulis begitu panjang.
InstagramTidak menyebutkan nama Juve, tentu akan sangat diperhatikan oleh fans dan menjadi makanan empuk media.
Dan Ronaldo bersama dengan pihaknya pasti tahu. Pemenang lima Ballon d'Or itu, seperti yang dikatakan oleh pelatih Juve, Massimiliano Allegri, adalah "pria yang cerdas". Ia selalu tahu persis apa yang dilakukan dan diinginkannya.
Jadi, sulit untuk tidak menyimpulkan bahwa pintu keluar baginya sengaja dibiarkan terbuka. Tentu saja, bukan berarti Ronaldo bisa bebas pergi begitu saja.
Ia mungkin merupakan pencetak gol terhebat dalam sejarah sepakbola, tapi posisinya sekarang tidak ada klub yang membutuhkannya. Beberapa klub memang mampu membelinya, tapi kebanyakan punya prioritas lain.
Madrid telah lama bermimpi mendatangkan Kylian Mbappe, Manchester City asuhan Pep Guardiola melakukan yang terbaik untuk membujuk Tottenham Hotspur agar mau menjual Harry Kane, sementara PSG baru saja merekrut Messi.
Dalam situasi ekonomi sekarang ini, klub mana yang mau, atau memang mampu, membayar €30 juta yang diminta Juve untuk menghindari kerugian modal pembelian Ronaldo, sementara pada saat yang sama sang superstar bergaji bersih €31 juta per tahun.
Dengan demikian, tampaknya tak terhindarkan bahwa Ronaldo tidak punya pilihan lain selain menghabiskan tahun terakhir kontraknya di Juventus, dan itu bukan berarti kiamat baginya.
Kembalinya Massimiliano Allegri sebagai pelatih tentu menjadi dorongan bagi Bianconeri, yang telah mengalami kemunduran sejak kepergiannya pada 2019, dan Ronaldo, kemungkinan akan bermain bersama Paulo Dybala dan Federico Chiesa dalam skema tridente yang menarik.
Juve juga telah mendatangkan Manuel Locatelli dari Sassuolo dan gelandang internasional Italia yang berkarakter dinamis dan juga memiliki komposisi yang mengesankan ini akan secara signifikan memperkuat sisi terlemah tim, yakni lini tengah.
GoalNamun, meski Nyonya Tua terlihat berada di posisi yang tepat untuk merebut kembali mahkota Serie A-nya setelah musim lalu finis di urutan keempat, masih diragukan mereka bisa menjadi penantang titel Liga Champions musim ini di bawah Allegri.
Ekspektasinya adalah, sang pelatih bakal membutuhkan waktu untuk menuntaskan perombakan tim setelah proyeknya tertunda ketika berpisah dengan klub pada 2019.
Dan waktu adalah komoditas berharga bagi Ronaldo.
Ia tetap menjadi mesin gol dan pemain dengan kualitas fisik yang mengesankan, tapi usianya sekarang 36 tahun dan tahu bahwa dirinya tidak akan mendapatkan lebih banyak peluang untuk memenangkan Liga Champions, atau Ballon d'Or dalam hal ini.
Ia ingin dan perlu bermain di tim juara sekarang ini, yang ironisnya, hal itu dilakukan oleh rivalnya, Messi yang memilih pindah ke PSG, klub yang sangat siap untuk naik level dan meraih kejayaan di Eropa.
Memang, mudah untuk memahami mengapa Angel Di Maria percaya mantan rekan setimnya di Madrid akan mengambil kesempatan untuk pindah ke Parc des Princes.
"Cristiano Ronaldo akan sangat ingin pindah ke sini," kata Di Maria kepada TyC Sports. "Kualitas dan kuantitas para pemain di PSG adalah sesuatu yang unik."
"Tidak sering ada di klub lain dan mereka yang hebat akan selalu ingin bersama yang terbaik. Cristiano pasti ingin berada di sini, namun sudah ada Messi, dan untungnya, lebih baik seperti ini."
Bukan untuk Ronaldo, tentu saja.
Getty ImagesMenurut La Repubblica, agennya, Jorge Mendes telah berusaha untuk membawanya ke Paris dengan kontrak dua tahun, jadi kedatangan Messi secara tiba-tiba hanya dua hari meninggalkan Barcelona pasti terasa menyakitkan.
Corriere dello Sport sesudah itu mengklaim bahwa Mendes sekarang menawarkan Ronaldo ke Man City sebagai alternatif untuk Kane, namun sekali lagi, transfernya untuk saat ini tidak akan masuk akal jika mengingat statusnya musim depan akan gratis, sama seperti Mbappe yang berpeluang besar ke Madrid karena kontraknya di PSG akan habis tahun depan.
Hal-hal aneh telah terjadi di sepak bola, tentu saja. Tahun ini saja sudah benar-benar tidak masuk akal dan ada pembicaraan tentang Ronaldo bergabung dengan PSG jika Mbappe pindah ke Madrid.
Saat ini, bagaimanapun, semua sebatas rumor, seperti yang dikatakan Ronaldo. Sejauh ini, tampaknya Ronaldo tidak punya pilihan lain selain bertahan di Juventus.
"Saya pikir yang kurang sampai sekarang adalah penawaran," kata pakar pasar transfer ternama Sportitalia TV, Ginaluigi Longari kepada Goal.
"Jelas bahwa Juventus tidak mau mengalami kerugian saat melepas Ronaldo, mengingat berapa banyak yang telah mereka bayarkan untuknya, dan terus membayarnya."
"Jadi, ini adalah transfer yang sangat rumir untuk bisa mencapai kesimpulan akhir."
"Jorge Mendes tentu saja telah berbicara dengan beberapa klub lain, tetapi tidak ada satu pun yang mengajukan tawaran konkret ke Juve atau sang pemain."
"Jelas, kehilangan Ronaldo akan menyakitkan dari perspektif olahraga dan komersial, juga benar bahwa mencoret gajinya dari pengeluaran klub akan memungkinkan Juventus untuk berinvestasi dalam elemen lain guna memulai siklus baru di bawah Allegri."
"Tapi saya pikir Ronaldo akan bertahan di Juventus sampai penutupan bursa transfer, juga karena mencoba untuk mengganti pemain sepertinya hanya dalam 10 hari hampir mustahil."
Pada dasarnya, tidak ada tempat lain baginya untuk pergi.
Ronaldo ibarat terperangkap di Turin.
