Direktur bisnis PT Liga Indonesia Baru (LIB) Rudy Kangdra, menjelaskan maksud dari pertemuan dengan Baim Wong. Ia menyebut pihaknya berencana bekerja sama untuk menyemarakan kompetisi musim ini.
Baim dan Rudy sempat bertemu beberapa waktu lalu. Pertemuan mereka disebut-sebut dalam rangka membicarakan pembelian klub yang bakal dilakukan suami dari Paula Verhoeven itu.
Hanya saja, Rudy mengatakan pertemuan dengan Baim tidak sepenuhnya membahas pembelian klub. Ada pembahasan lain yang lebih penting.
"Bisa jadi. Kolaborasi itu jangan dilihat semata-mata hanya membeli klub. Kami mau bikin ekosistem," kata Rudy, saat bertemu dengan awak media.
"Jadi begini, sekarang ini kan pandemi, kalau seandainya pandemi apakah kami hanya berdiam diri? Kami harus cari cara supaya bisa hidup. Nah, ini yang sedang kami buat ekosistemnya," Rudy menambahkan.
Rudy, menyebut bukan cuma Baim saja yang digandeng PT LIB. Melainkan, sejumlah figur publik lain yang punya pengaruh besar bakal diajak kerja sama.
Goal IndonesiaLangkah tersebut dilakukan karena Rudy sadar membangun ekosistem sepakbola tidak bisa dilakukan PT LIB sendirian. Butuh sosok-sosok yang dianggap sebagai panutan oleh masyarakat.
"Kami libatkan top five selebgram, mereka itu kami minta membantu untuk melakukan kampanye. Itu kan sudah biasa mereka lakukan, ini 'makanan' mereka sehari-hari, kan? Mereka hanya perlu bilang nonton liga ini, liga itu, ini link-nya," ujarnya
"Ketika melakukan itu, mereka [followers] klik, dari back-end sampai front-end kami siapkan, jadi orang bisa nonton. Nah, di tengah-tengahnya ada payment gateaway, nah sehingga masyarakat bisa menonton dengan harga yang low cost," ia melanjutkan.
Selain itu, Rudy menuturkan tak masalah figur publik yang digandeng tidak punya rekam jejak di dunia sepakbola. Terpenting, mereka mampu maksimal dalam melakukan kampanye.
"Mereka punya fans banyak. Sementara sepakbola itu punya fans besar, sekitar 77 persen [dari populasi Indonesia]. Ini yang belum kami maksimalkan, ini mau dilakukan secara masif," tuturnya.
