Bruno Fernandes menyatakan dia dan rekan-rekan setimnya di Manchester United "tidak masalah" dengan pendekatan disiplin yang diterapkan manajer baru Erik Ten Hag.
Ten Hag ditunjuk untuk melatih di Old Trafford pada akhir musim 2021/22 yang bergejolak dan dia mulai membentuk kembali The Red Devils dalam citranya sendiri, meski tanpa beberapa target transfer yang diharapkan mantan bos Ajax itu.
Sejauh ini, United melakukan pramusim yang menjanjikan dengan meraih tiga kemenangan dari tiga tur musim panas mereka.
Berbicara jelang pertandingan terakhir di Australia, yakni lawan Aston Villa di Perth, Sabtu (23/7), Fernandes mengindikasikan bahwa Ten Hag menjalankan kapal yang lebih ketat daripada pendahulunya, Ole Gunnar Solskjaer dan Ralf Rangnick.
Salah satu yang dilakukan pelatih asal Belanda itu adalah memberi denda kepada pemain yang terlambat menghadiri pertemuan dan acara tim.
"Kami melewatkan itu untuk sementara waktu dan disiplin itu penting," ujar Fernandes.
"Disiplin bukan hanya cara Anda bermain, posisi yang Anda miliki, apa yang harus Anda lakukan, tapi itu juga terjadi di luar lapangan. Jangan terlambat untuk rapat, jangan terlambat untuk makan."
"Itu sangat penting karena jika semua orang tepat waktu dan ada seseorang yang datang terlambat, maka harus dihukum. Sangat bagus dia melakukan itu dan luar biasa, karena saya suka tepat waktu, jadi saya tidak akan punya masalah dengan itu."


