Bruno Smith - Arema FCArema FC

Terlalu Risiko Pasang Bruno Smith Lawan Madura United

Pelatih Arema FC Carlos Oliviera, menjelaskan alasan tidak memainkan Bruno Smith, pada laga uji coba melawan Madura United. Menurutnya, pilar asal Brasil tersebut masih butuh waktu.

Pada pertandingan tersebut Arema FC berhasil meraih kemenangan dengan skor 4-3. Adapun gol kemenangan Singo Edan diceploskan Dedik Setiawan, Caio Ruan, Seiya Da Costa Lay, dan Kushedya Hari Yudo.

Bagi Smith, laga kontra Madura United jadi yang kedua dirinya absen. Sebelumnya, ketika Arema FC melawan Arema FC U-20 pesepakbola berusia 28 tahun tersebut juga tidak bermain.

"Banyak orang yang menduga, dia akan bermain [lawan Madura United]. Semua harus tahu, dia pemain profesional, saya pelatih profesional, dan ini bukan tim pertama yang saya latih," kata Carlos dikutip laman Wearemania

"Kita semua tahu dia baru saja kembali dari isolasi karena virus corona. Kami tidak ingin memasangnya dalam pertandingan dengan intensitas tinggi. Saya tidak ingin menyakitinya," Carlos menambahkan.

Carlos menjelaskan terlalu berisiko memasang Smith. Meski ia menyadari pendukung Arema FC sangat ingin melihat penampilan Villa Nova AC itu melawan Madura United.

Selebrasi Arema FCAbi Yazid / Goal

"Saya tidak bisa memainkannya walau hanya beberapa menit, karena bisa saja dia kehilangan segalanya. Semua tidak tahu dia bakal tampil bagus atau sebaliknya," ucapnya.

"Namun, saya percaya dengan apa yang saya lakukan. Dia tidak pernah datang pada saya untuk mengungkapkan kekecewaannya [karena tidak dimainkan]," ia melanjutkan.

Arema FC jadi satu di antara klub yang tetap menggelar persiapan. Meski lanjutan Liga 1 musim ini masih buram karena Kepolisian Republik Indonesia tidak mau mengeluarkan izin keramaian.

Alasannya, karena belum berakhirnya pandemi virus corona, dan bakal digelarnya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Padahal, seluruh klub sudah sepakat lanjutan Liga 1 musim ini dihelat pada 1 November mendatang.

Bila izin benar tidak diberikan oleh Kepolisian Republik Indonesia untuk melaksanakan lanjutan Liga 1 pada 1 November 2020, PSSI telah menyiapkan opsi lain. Kompetisi bakal dilangsungkan, Desember atau Januari tahun depan dengan mengubah format menjadi dua wilayah seperti beberapa tahun yang lalu.

Iklan
0