Indra Sjafri - Timnas Indonesia U-22PSSI

Terhindar Sanksi Berat FIFA, Timnas Indonesia U-22 Gelar Tumpengan

PSSI menggelar acara sykuran sekaligus berbuka puasa bersama timnas Indonesia U-22, Jumat (7/4), di Jakarta setelah FIFA tidak menjatuhkan sanksi berat, menyusul pencabutan status tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 terkait geopolitik.

Seperti diwartakan sebelumnya, Indonesia terhindar dari sanksi pembekuan setelah gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. FIFA hanya menjatuhkan sanksi administrasi berupa pembekuan dana FIFA Forward untuk keperluan operasional PSSI.

Keputusan itu membuat timnas U-22 dipastikan bisa ambil bagian dalam SEA Games 2023 di Kamboja, serta putaran final Piala Asia 2023 tahun depan di Qatar. Timnas wanita Indonesia tetap bisa berlaga di kualifikasi Olimpiade Paris 2024 di Lebanon.

Ketua umum PSSI Erick Thohir yang menyampaikan sambutan melalui daring karena masih berada di luar negeri berharap agar kesempatan bisa bermain di SEA Games dapat dimanfaatkan untuk meraih hasil terbaik.

“Alhamdulillah kita bisa diberikan kesempatan kembali oleh FIFA untuk bermain. Apalagi di SEA Games. Tentu hal ini sangat membahagiakan buat kita semua, kita bisa kembali menyiapkan timnas secara serius,” ujar pria yang akrab disapa Eto ini melalui laman resmi PSSI.

“Saya berharap dengan kesempatan yang diberikan hari ini, tentu di masa-masa mendatang kita harus serius menyiapkan timnas [dengan lebih baik]. Saya rasa ini menjadi penting untuk menunjukkan prestasi kita, bukan pola pikir presepsi yang dibentuk, tetapi memang hasil nyata. Kita ingin mengibarkan bendera merah putih di manca negara.”

“Saya mengucapkan terima kasih atas keseriusan tim pelatih dan para pemain di pemusatan latihan jangka pendek ini, benar-benar serius menjaga pikiran, hati dan semangat kita untuk bisa mendapatkan yang terbaik di SEA Games nanti.”

Timnas U-22 tergabung di Grup A bersama tuan rumah Kamboja, Myanmar, Filipina, dan Timor Leste. Pelatih timnas U-22 Indra Sjafri menyatakan, timnas U-22 tidak ingin mengecewakan publik sepakbola nasional untuk mengobati kegagalan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

“Kami bersyukur mendapatkan kabar baik, karena kami masih bisa bermain di SEA Games, dan tidak mendapatkan sanksi berat dari FIFA. Kami akan berusaha sekuat tenaga agar dapat meraih hasil yang kita semua inginkan,” ucap Indra.

Iklan
0