Borneo FC sudah beberapa hari menggelar latihan jelang bergulirnya Piala Menpora 2021. Pengembalian kondisi fisik pemain menjadi fokus utama yang dilakukan Pesut Etam.
Sebetulnya, skuad Borneo FC diperintahkan berlatih di kediaman masing-masing sejak beberapa bulan lalu. Namun, tetap saja fisik pasukan Mario Gomez tersebut mengalami penurunan.
“Sampai sejauh ini kami tak mengalami kendala dalam latihan. Semua berjalan dengan baik. Tapi kondisi fisik saya dan beberapa teman memang mengalami kekurangan. Tapi kami masih punya waktu untuk mengembalikan kondisi kami,” kata pemain Borneo FC Terens Puhiri, dikutip laman resmi klub.
Pada musim ini Borneo FC, jadi satu di antara klub yang aktif menggaet pemain baru. Hadirnya nama anyar tak lantas membuat Terens risau bakal kehilangan tempat utama.
Setiap musimnya peran Terens di sektor kanan tidak tergantikan. Akan tetapi, masuknya Osas Saha, yang juga menempati posisi tersebut menambah ketat persaingan di tempat tersebut.
"Untuk persaingan di posisi kanan sih saya pikir tidak ada masalah. Setiap musim persaingan selalu terjadi. Dan coach Gomez juga menekankan, siapa yang bermain di pertandingan adalah pemain yang siap dan mau kerja keras," ujarnya.
Abi Yazid / GoalTarget tinggi diusung Terens untuk musim ini. Minimal pesepakbola berusia 24 tahun tersebut mengasih sumbangan maksimal untuk Borneo FC dalam manjalani seluruh pertandingan.
“Kami sudah melakukan persiapan dari akhir bulan kemarin. Secara pribadi sih saya ingin berkontribusi lebih besar baik assist maupun gol di Piala Menpora dan sudah pasti di kompetisi,” ucapnya.
Piala Menpora bakal dilangsungkan pada 21 Maret mendatang. Adapun kontestannya adalah seluruh kesebelasan Liga 1 yang bakal dibagi ke dalam empat grup.
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB), menjadikan Piala Menpora, sebagai gambaran kepada kepolisian untuk kompetisi musim 2021. Protokol kesehatan ketat diterapkan selama ajang tersebut berlangsung.
Penonton juga tidak boleh datang ke stadion dan melakukan nonton bareng (nobar). Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona yang masih luas di Indonesia.


