Selebrasi Terens Puhiri - Borneo FCLiga Indonesia / LIB

Terens Puhiri Bersemangat Borneo FC Bakal Mulai Persiapan Liga 1

Borneo FC berencana mulai persiapan lanjutan Liga 1 musim ini pada Agustus mendatang. Sayap Pesut Etam Terens Puhiri, mengaku sudah tidak sabar untuk kembali berkumpul dengan rekan setimnya.

Semenjak kompetisi dihentikan pada pertengahan Maret lalu, akibat pandemi virus corona, skuad Borneo FC dipulangkan ke kediamannya masing-masing. Pasukan Edson Tavares tersebut diminta untuk berlatih secara mandiri.

Setelah empat bulan tidak berkompetisi, akhirnya PT Liga Indonesia Baru (LIB) memutuskan Liga 1 digelar pada 1 Oktober mendatang. Kepastia ini tertulis dalam surat bernomor 244/LIB-COR/VII/2020, yang dikirimkan ke seluruh klub beberapa pekan lalu.

"Puji Tuhan dapat kabar baik tim mau kumpul dan liga bergulir Oktober. Saya pribadi sangat senang. Sudah sangat kangen dengan suasana latihan bersama," kata Terens dikutip laman PT LIB.

Pesepakbola berusia 23 tahun tersebut tak masalah dengan penerapan protokol kesehatan saat timnya melakukan persiapan. Ia menyadari upaya tersebut untuk menjami keselamatan skuad Borneo FC.

"Ya semoga semua sehat dan baik-baik saja. Latihan lancar dan kompetisi bisa berjalan normal," ujar pemain yang sempat merumput bersama klub Thailand, Port FC tersebut.

Selebrasi Terens Puhiri - Borneo FCLiga Indonesia / LIB

Tak lupa, Terens mengingatkan tetap waspada dengan virus corona. Mengingat, penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, Tiongkok tersebut masih luas di Tanah Air.

"Kami di lapangan pasti ada kontak fisik. Tidak bisa dihindari. Tes kesehatan sangat penting mencegah penyebaran virus corona," ucapnya.

Saat Liga 1 dilanjutkan, Borneo FC tak bisa menggunakan Stadion Segiri, Samarinda. Hal tersebut karena PT LIB dan PSSI memusatkan seluruh laga di Pulau Jawa.

Klub yang bukan berasal dari Pulau Jawa ditempatkan di Daerah Istimewa Yogyakarta serta sekitarnya. Borneo FC pun memilih Stadion Maguwoharjo, untuk menjamu lawan yang dihadapi.

Semua pertandingan dilaksanakan tanpa kehadiran penonton. Langkah ini untuk mencegah ada yang terinfeksi virus corona ketika pertandingan kasta teratas nasional dimainkan.

Protokol kesehatan ketat juga diterapkan selama Liga 1 dilangsungkan. Klub diminta melakukan swab test dan rapid test untuk memastikan tidak ada yang terinfeksi virus corona.

Iklan
0