Dirigen Aremania, Yuli Sumpil, terus memperbaiki diri setelah terbebas dari sanksi seumur hidup yang diberikan PSSI. Yuli pun mencoba terus mengingatkan rekannya sesama Aremania di dalam pertandingan agar tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan Arema FC maupun Aremania.
Baru-baru ini, dia pun menyita perhatian saat memberikan teguran kepada oknum Aremania yang nekat melempar botol ke arah lapangan saat Arema melawan Persela Lamongan dalam lanjutan fase grup Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (9/3) lalu.
Oknum tersebut melemparkan botol air minum ke dalam lapangan. Jules, begitu sapaan Yuli, balik melempar oknum tersebut dengan sepatu. Peristiwa itu terjadi di tribun suporter tepatnya di sisi timur.
Yuli mengakui berang terhadap ulah segelintir Aremania pada pertandingan tersebut. Padahal sebelumnya dirinya sudah mengingatkan berkali-kali agar tidak melakukan hal seperti itu.
"Sudah saya bilangin jangan lempar-lempar ke lapangan, nyanyi saja, marahin pemain kalau bermain jelek. Saya tidak mau gara-gara lempar-lempar ke lapangan di daerah skor (tribun bawah papan skor, tribun Timur), justru merugikan Arema. Tapi masih lempar-lempar, langsung saya lempar sepatu," jelasnya.
Goal Indonesia

