Manchester United nampaknya masih sabar mempertahankan manajer mereka, Ole Gunnar Solskjaer. Meski, Man United baru saja mendapatkan hasil memalukan pekan lalu, dengan dikalahkan lima gol tanpa balas oleh Liverpool.
Setelah sejumlah media melaporkan bahwa ada pertemuan darurat para jajaran petinggi Man United, Senin (25/10) malam waktu setempat, guna membahas nasib klub di bawah Ole. Sky Sports merilis kabar bahwa posisi Ole masih aman.
Dijelaskan bahwa manajer asal Norwegia itu akan tetap menukangi tim pada laga lanjutan Liga Primer Inggris, kontra Tottenham Hotspur, Minggu, 30 Oktober. Namun, ada pembahasan mendalam terkait masalah yang terjadi di internal klub.
Nama Antonio Conte sempat mencuat sebagai suksesor Ole di kursi kepelatihan Setan Merah. Tapi, karakter Conte juga mendapat sorotan, sebagaimana sosok asal Italia yang sedang nganggur itu dikenal tempramental dan suka menuntut.
Sky SportsItaly menyebut bahwa tidak ada pembicaraan formal antara pihak Man United dan Conte. Meski, Conte sendiri sudah dipastikan siap untuk menukangi klub tersebut, terlepas ada isu yang menyebut dirinya emoh balik ke Liga Inggris.
Gary Neville, menilai klub harus belajar tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam skuad. Pasalnya, dari Louis van Gaal hingga Jose Mourinho, akhirnya tidak bisa awet menukangi Setan Merah, dan mengganti Ole begitu saja dinilai bukan solusi jitu.
“Tapi saya pikir klub akan menahan keberanian mereka [memecat Ole]. Saya tidak berpikir mereka telah merencanakan manajer baru musim ini. Saya pikir mereka akan duduk bersamanya sampai akhir musim. Akan ada protes besar-besaran dari penggemar dan media. bahwa Ole harus dipecat dan saya bisa mengerti itu setelah pertandingan itu. Itu adalah hari yang sangat buruk dan butuh pemulihan," buka Neville.
"Alasan dewan akan tetap stabil [pada Ole] adalah karena apa yang terjadi dengan Jose Mourinho, dengan Louis van Gaal. Mereka tidak akan membawa sosok lain lagi untuk mencoba dan melakukan pekerjaan selama beberapa musim. Jose adalah manajer terbaik di dunia. Tapi ketika dia datang ke sini, hal itu tidak berhasil," kata eks pemain Man United itu.
“Antonio Conte tersedia, tetapi saya tidak akan membawanya. Saya tidak berpikir dia cocok. Saya memecat seorang manajer musim lalu, dan itu adalah hal yang salah untuk dilakukan. Saya seharusnya menunggu sampai akhir musim, biarkan bernafas, dan saya pikir itulah yang akan dilakukan Manchester United," tukas Neville berumpama.
Getty Images

