Kiper internasional Jerman Marc-André ter Stegen resmi bergabung dengan klub Belanda, Ajax Amsterdam, dengan status pinjaman dari klub Spanyol, Barcelona, selama satu musim hingga 30 Juni 2027, dalam langkah yang bertujuan untuk mengembalikan statusnya sebagai kiper utama setelah musim yang sulit bersama Blaugrana.
Ini merupakan periode peminjaman kedua secara beruntun bagi penjaga gawang Jerman berusia 34 tahun tersebut, setelah ia menghabiskan paruh kedua musim lalu dengan status pinjaman di klub Spanyol, Girona, di mana ia akan kembali bermain di bawah arahan pelatih Michel yang pernah melatihnya di sana.
Negosiasi panjang
Dalam wawancara pertamanya dengan media milik klub Belanda tersebut, Ter Stegen mengungkapkan kegembiraannya bergabung dengan Ajax, seraya menyebut bahwa negosiasi memakan waktu lebih lama dari yang diperkirakan.
Kiper Jerman itu berkata: "Hal-hal yang baik membutuhkan waktu. Pada akhirnya, semuanya berjalan dengan baik, dan saya senang berada di sini," sambil mengakui bahwa keterlambatan itu terjadi karena beberapa hal, di antaranya persoalan pajak yang rumit terkait gajinya dan pihak yang bertanggung jawab untuk membayarnya.
Faktor yang meyakinkan
Ter Stegen mengungkap alasan-alasan yang mendorongnya menerima tawaran Ajax, sembari memuji peran Jordi Cruyff, direktur olahraga klub, dalam meyakinkannya terhadap proyek tersebut.
Ia menjelaskan: "Ketika saya pertama kali berbicara dengan Jordi Cruyff, saya langsung merasa bahwa ini adalah pilihan yang ideal. Saya juga mengenal pelatih dan Daley Blind. Saya mendapat kesempatan berbicara dengan mereka mengenai proyek ini, dan mereka sangat meyakinkan."
Kiper Jerman itu menegaskan bahwa ambisi Ajax melampaui sekadar bersaing memperebutkan gelar Eredivisie, dengan mengatakan: "Kami ingin mengembalikan Ajax ke puncak. Ini klub besar dengan sejarah gemilang dan reputasi internasional yang terpandang. Saya yakin ini akan menjadi musim yang sukses."
Menenangkan soal kondisi fisik
Salah satu aspek yang paling menimbulkan kekhawatiran manajemen Ajax adalah kondisi fisik kiper Jerman itu, terutama setelah ia hanya bermain dalam dua pertandingan selama masa peminjamannya ke Girona akibat cedera hamstring.
Namun, Ter Stegen menenangkan semua pihak mengenai kesiapan fisiknya, dengan menegaskan: "Di Barcelona, saya mulai bermain sedikit lebih lambat dibanding Ajax, tetapi saya sudah berlatih sejak 2 Juli. Saya berada dalam kondisi terbaik dan sangat senang bisa menikmati bermain di lapangan tanpa masalah apa pun."
Ia menyebut bahwa dirinya juga berada dalam kondisi fisik yang prima untuk bermain di Barcelona, tetapi klub Catalan itu lebih memilih untuk sepenuhnya mengandalkan kiper muda Joan García sejak ia bergabung musim lalu, yang mendorongnya untuk mencari kesempatan menjadi pemain utama di tempat lain.
Nasihat De Jong
Selama wawancara, rekan setimnya di Barcelona, Frenkie de Jong, legenda Ajax terdahulu, muncul dalam sebuah video yang menyambut kepindahannya ke klub lamanya.
Ter Stegen menanggapi sambil tertawa: "Dia agen saya! Frenkie mengenal Amsterdam dengan baik. Dia selalu jujur, dan kata-katanya memberi saya ketenangan pikiran yang besar. Menyenangkan mengetahui bahwa saya berada di tangan yang tepercaya."
Kiper Jerman itu juga menyampaikan kata-kata pujian untuk rekan setimnya di timnas Jerman, Julian Brandt, salah satu rekrutan musim panas Ajax yang menonjol, dengan mengatakan: "Dia pemain sepak bola yang hebat dan orang yang luar biasa. Jika kami terus melakukan transfer seperti ini dan mempertahankan kerangka tim inti, kami akan menampilkan musim yang luar biasa."




