LIPUTAN ERIC NOVEANTO DARI SELANGOR
Badan Pengembangan Program Sepakbola Malaysia (NFDP) membela aksi tendangan 'kungfu' yang dilakukan Luqman Hakim Shamsudin saat Malaysia kalah 4-2 dari Thailand di Piala Asia U-16 2018.
Dalam laga yang berlangsung di Stadion Nasional Bukit Jalil tersebut, Luqman mendapat kartu merah langsung setelah melakukan terjangan ke arah pemain Thailand dalam perebutan bola udara.
Menurut direktur utama NFDP, Safirul Azli Abu Bakar, aksi itu dilakukan sang topskor Harimay Muda tanpa kesengajaan dan tak selayaknya mendapat ganjaran berat dari wasit.
"Saya yakin Luqman tak punya niat untuk melukai pemain Thailand. Ia berpaling dan melihat bola di udara, mencoba melakukan kontrol tanpa melihat posisi lawan," bela Safirul.
"Itu reaksi yang wajar, terutama untuk pemain seperti Luqman, yang hanya menginginkan bola di kakinya. Mungkin dalam situasi khusus, situasi tersebut berbahaya."
"Kami sering melihat kejadian seperti itu, dan paling keras, pemain mendapat kartu kuning. Hanya saja, wasit memberi kartu merah langsung, kami tak punya pilihan selain menerimanya."
Malaysia wajib meraih kemenangan dalam laga terakhir Grup A saat bertemu Jepang guna menjaga asa lolos ke perempat-final turnamen tetap terbuka.

