Joko Susilo - Arema FCGoal / Abi Yazid

Tekuk PSIS Semarang, Joko Susilo Belum Puas


LIPUTAN  ABI YAZID  DARI MALANGIkuti di twitter


Kendati memetik kemenangan 5-3 atas PSIS Semarang di laga uji coba di Stadion Gajayana kemarin, pelatih Arema FC Joko Susilo melihat masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki tim besutannya.

Joko menyebutkan, pemain belum siap baik secara teknik, taktik, dan mental, sehingga perlu perbaikan d setiap lini. Namun Gethuk, sapaan Joko, mengakui pemain masih belum berada di puncak performa mereka.

“Memang ada yang bilang kalah-menang tidak masalah di pertandingan uji coba, tapi kami bisa menang dan menyenangkan Aremania, walaupun memang sangat disayangkan ada dua gol yang tercipta di awal pertandingan,” terang Gethuk.

“Saya banyak mendapat masalah yang harus segera diperbaiki. Saya perlu mengucapkan terimakasih kepada Aremania yang memberikan pelajaran kepada pemain kami untuk menaikkan mental, dari kebobolan dan kacau hingga kemudian ada semangat untuk bangkit.”

Satu hal yang mungkin menjadi sorotan oleh awak media adalah lemahnya komando yang dilakukan kiper Utam Rusdiana. Gethuk pun mengucapkan terima kasih.

“Jika dilihat laga hari ini [kemarin] dengan latihan, semua masih sangat jauh sekali perbedaannya. Wajar karena memang sebelum bertanding kami menjalani latihan fitness. Ini tidak lazim, tapi kami lakukan karena kompetisi belum dimulai, dan kami dalam tahap persiapan,” urainya.

Sementara itu, mengenai penunjukkan Dendi Santoso sebagai kapten tim menggantikan Johan Ahmat Farizi, Gethuk mengatakan, penyerang Arema itu layak menjadi pemimpin.

“Saya pikir kami wajar memilih Dendi. Dia sudah ada di Arema sejak usia 13 tahun. Kini dia masih terus bersama Arema, dan sangat layak saat ini tim dipimpin oleh dia,” terangnya.

Di lain sisi, Dendi menyatakan, laga melawan PSIS itu berjalan berat untuknya, karena dia juga mengomandoi rekan-rekannya. Tetapi dukungan dari Aremania dan rekannya membuat dia perlahan mampu menampilkan permainan terbaik.

“Memang awalnya sedikit ada beban, namun kemudian bisa naik mental, dan tidak anggap ini sebagai beban. Saya sendiri sebenarnya juga kaget ditunjuk menjadi kapten, namun ya siap saja,” tutupnya. (gk-48)

Footer Goal Indonesia Instagram
Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google