Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
FBL-ESP-LIGA-BETIS-REAL MADRIDAFP

Diterjemahkan oleh

Teknologi La Liga akhiri perdebatan seputar gol Real Madrid yang dianulir

Menit-menit terakhir laga Real Betis melawan Real Madrid diwarnai ketegangan tinggi, setelah teknologi baru pada bola Liga Spanyol menganulir gol indah yang dicetak Carlos Espi, dalam pertandingan yang berakhir dengan kemenangan Real Betis 1-0 di Stadion La Cartuja, di tengah kontroversi akibat dua insiden pada saat-saat terakhir pertandingan.

Menurut surat kabar Spanyol "Mundo Deportivo", insiden pertama datang dari gol indah yang dicetak Carlos Espi melalui tendangan salto, beberapa saat setelah ia masuk ke lapangan pada menit ke-87, dan gol tersebut saat itu berarti kedua tim imbang 1-1.

Wasit Hernandez Hernandez menghentikan lanjutan permainan meski bola berada di tengah lapangan, setelah menerima pemberitahuan dari ruang VAR yang dipimpin Javier Iglesias Villanueva, untuk meninjau kejadian tersebut.

Peninjauan itu mengungkap adanya posisi offside di awal serangan yang melibatkan penyerang Real Madrid tersebut, sehingga gol itu dianulir.

Dalam keputusannya dari ruang teknologi VAR, wasit ahli asal wilayah Galicia itu mengandalkan salah satu inovasi paling menonjol di Liga Utama Spanyol musim ini, yakni chip yang berada di dalam bola dan dikenal dengan nama "bola sensor", yang memungkinkan penentuan posisi offside dengan akurasi jauh lebih tinggi dibanding metode yang selama ini diandalkan oleh teknologi offside semi-otomatis.

Sistem ini terhubung dengan ruang teknologi VAR, dan menentukan momen pasti terjadinya offside dengan selisih milimeter, karena ia menentukan titik sentuh presisi yang mendahului kemungkinan terjadinya posisi offside.

Teknologi ini memungkinkan gol Real Madrid dianulir, dan juga ikut berperan pada babak pertama, dalam sebuah tendangan sudut pada saat-saat terakhir babak pertama.

Wasit Alejandro Hernandez Hernandez awalnya memberikan tendangan sudut, setelah mengira bahwa kiper Real Betis menghalangi tembakan Huijsen mencapai gawang.

Teknologi tersebut, di samping gambar-gambar, menunjukkan bahwa bola membentur mistar, sehingga akhirnya tendangan gawang diberikan untuk Real Betis.

Hal itu terjadi berkat sensor yang secara langsung memastikan apakah telah terjadi sentuhan dengan bola.

Anda dapat mendiskusikan topik dan berita secara lebih mendalam di forum "Kooora"

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google