Teerasil Dangda- ThailandGetty Images

Teerasil Dangda Ambisi Pulangkan Trofi Piala AFF Ke Thailand

Striker Thailand Teerasil Dangda tidak memikirkan perburuan gelar topskor sepanjang masa, dan hanya berambisi membawa pulang trofi Piala AFF setelah sempat 'dicuri' Vietnam dua tahun lalu.

Thailand sempat menjuarai Piala AFF dua kali berturut-turut, yakni pada 2014 dan 2016 setelah sebelumnya digenggam Singapura. Namun di edisi 2018, mereka gagal menjadi tim pertama yang mencetak hat-trick juara, karena dikalahkan Malaysia di semi-final. Vietnam akhirnya tampil sebagai kampiun dengan menundukkan Malaysia di final.

Di lain sisi, pemanggilan Teerasil ke tim nasional juga membuka peluang pemain berusia 33 tahun tersebut tampil sebagai topskor sepanjang masa. Teerasil hingga kini telah menjebol gawang lawan 15, atau terpaut dua gol dari eks striker Singapura, Noh Alam Shah.

Kendati demikian, Teerasil hanya memikirkan membawa trofi kembali ke Thailand sekaligus membuat The War Elephants mengoleksi enam gelar juara. Menurut Teerasil, persiapan minim tidak mengendurkan ambisi mereka menjadi juara.

“Saya senang bisa kembali memperkuat tim nasional lagi. Soal target, saya pikir semua orang juga tahu kami datang ke Singapura untuk membawa pulang trofi Piala AFF,” ujar Teerasil dikutip akun Facebook resmi federasi sepakbola Thailand (FAT).

“Saya berharap publik sepakbola Thailand memberikan dukungan kepada kami. Kami akan berusaha memberikan yang terbaik, dan kerja keras kami diberikan untuk seluruh suporter.”

Sementara itu, demi menyuntik semangat pemain untuk merebut gelar juara, manajer Thailand Nualphan Lamsam mengatakan, dirinya telah menyiapkan 30 juta bath, atau sekitar Rp12,7 miliar.

Kendati demikian, Nualphan meyakini pemain tidak akan terpengaruh dengan bonus yang dijanjikan. Sebab, mereka berusaha memberikan kebanggaan dengan meraih gelar juara.

“Awalnya saya tidak ingin membicarakan masalah ini, karena uang bukan sebuah jawaban. Saya meyakini semua pemain mempunyai target utama: menjadi juara, baik buat diri sendiri, masyarakat Thailand, maupun melecut motivasi pemain muda,” kata Nualphan dikutip Goal Thailand.

“Bonus sebelumnya sebesar 10 juta baht (Rp4,2 miliar), tetapi nanti akan ditambah 20 juta baht, sehingga totalnya mencapai 30 juta baht. Ini akan dibagi rata ke seluruh pemain, karena kami semua bekerja keras.”

Iklan
0