Berita Pertandingan
Liga Primer

Apakah AFC Richmond Tim Nyata? Inspirasi Klub Ted Lasso, Stadion & Lokasi Syuting

17.06 WIB 22/10/21
Ted Lasso AFC Richmond
Semua yang perlu Anda ketahui tentang The Greyhounds, tempat mereka bermain, dan banyak lagi.

Dalam serial Apple TV Ted Lasso, Jason Sudeikis dikisahkan memimpin klub kaya AFC Richmond di Liga Primer.

Lasso harus mengarahkan skuad asuhannya melawan tim-tim terbaik di sepakbola Inggris, meski sebelumnya ia tidak punya pengalaman dalam olahraga.

Apakah AFC Richmond tim yang nyata?

AFC Richmond adalah tim fiksi, kendati digambarkan sebagai klub peserta di Liga Primer dalam serial Ted Lasso.

Walaupun bukan tim betulan, klub ini nyatanya mengambil inspirasi dari klub sepakbola Inggris dengan gagasan seperti nyata.

Klub menjalankan media sosial dan bahkan menjual barang dagangan melalui toko online, dengan replika jersey AFC Richmond dijual seharga $69,95.

Klub Liga Primer Crystal Palace tampaknya menjadi inspirasi utama AFC Richmond. Lihat saja detail warna tim yang mengandung merah dan biru dengan sedikit warna kuning.

Seperti Palace, AFC Richmond juga berbasis di London Tenggara dan patut dicatat bahwa laga pertama Ted Lasso sebagai pelatih adalah melawan The Eagles.

AFC Richmond mungkin bukan tim Liga Primer sungguhan, tapi memang ada klub dengan nama Richmond yang bersaing di piramida sepakbola Inggris.

Hampton & Richmond Borough FC terletak sekitar satu jam dari Crystal Palace dan juga bermain dengan jersey merah dan biru. Julukan klub tersebut adalah The Beavers.

Namun, mereka masih jauh dari Liga Primer Inggris karena cuma bersaing di National League South alias kasta keenam kompetisi sepakbola Inggris pada musim 2021/22.

AFC Richmond mengikuti tradisi klub sepakbola fiksi yang kali pertama beken di televisi Inggris melalui Harchester United dalam serial Dream Team yang diproduksi Sky.

Apakah ada pesepakbola beneran di Ted Lasso?

Pemain AFC Richmond diperankan oleh aktor, tapi sejumlah karakter dari mereka terilhami dari dunia nyata.

Misalnya, tokoh Roy Kent (diperankan oleh Brett Goldstein) dikabarkan terinspirasi oleh mantan kapten Manchester United, Roy Keane.

Ada sejumlah tabiat yang memperkuat karakteristik Keane. Kent adalah karakter menakutkan yang menjadi kapten tim sebelum pensiun pasca-alami cedera lutut melawan Manchester City. Ia kemudian bekerja sebagai pundit dan asisten manajer.

Sejumlah pesepakbola dalam kehidupan nyata melakoni akting cemerlang dalam serial ini, termasuk Thierry Henry, Gary Lineker, Chris Kamara, Peter Crouch, Chris Powell, dan Eni Aluko.

Wasit Mike Dean juga tampil dalam pertandingan semi-final Piala FA kontra Man City.

Di mana kandang AFC Richmond?

AFC Richmond bermarkas di Stadion Nelson Road, yang sebenarnya adalah Selhurst Park - kandang Crystal Palace, sumber inspirasi klub.

Jadi, meski Richmond mungkin bukan tim sungguhan, fans Ted Lasso tetap dapat mengunjungi “Stadion Nelson Road” jika ingin merasakan sensasi tempat tersebut.

Stadion yang memiliki kapasitas lebih dari 25.000 tempat duduk tersebut dibangun pada 1924 dan telah menjadi tempat Palace mainkan laga kandang sejak itu.

Klub terdekat dari aspek geografis, Charlton Athletic dan Wimbledon, sempat berbagi stadion dengan Palace masing-masing selama 1980-an dan 1990-an kala mereka mencari markas sementara.

Di mana saja Lokasi syuting Ted Lasso?

Sebagian besar lokasi pembuatan serial Ted Lasso dikerjakan di Richmond Green, London. Sementara Selhurst Park, Wembley, dan Craven Cottage ditampilkan di antara stadion yang ada.

Stadion SkyEx Community alias Beaconsfield Road, markas klub nonliga Hayes & Yeading menjadi lokasi kamp latihan dan kantor AFC Richmond.

Pub Crown and Anchor dalam serial tersebut sebenarnya adalah pub The Prince's Head yang berada di Richmond Green. Sejumlah jalan lain di Twickenham juga digunakan.

Craven Cottage yang merupakan kandang Fulham digunakan sebagai pengganti Goodison Park saat Richmond bertandang ke Everton.

Yang menarik, sejumlah adegan dalam pertandingan bersifat digital. Misalnya, dalam momen-momen tertentu atau saat menggambarkan suporter, semua ditampilkan dengan oke.