Bali United sepertinya bakal kehilangan Stefano Lilipaly pada musim 2021 ini, sebagaimana pemain berdarah Belanda tersebut belum memperpanjang kontrak dengan jawara bertahan Liga 1 tersebut.
Pemain yang akrab disapa Fano itu sebenarnya masih sangat dibutuhkan tim pelatih Bali United. Stefano Cugurra membeberkan harapan supaya Teco tetap bersama Bali United pada musim 2021 ini.
“Mudah-mudahan dia bertahan dan membantu tim satu tahun lagi. Dia pemain penting dan seorang yang diidolakan di Bali. Namun, kami masih menunggu," ujar Cugurra kepada awak media, di Jakarta.
Jasa Fano kepada Bali United memang cukup besar, karena membantu klub tersebut konsisten bersaing di papan atas, dan akhirnya mampu mengangkat trofi kompetisi pada Liga 1 2019 lalu.
Kualitas Fano dicerminkan lewat statistiknya bersama Bali United sejak ia bergabung pada 2017. Total Fano menorehkan 22 gol dari 69 pertandingan, membuatnya cukup produktif sebagai seorang gelandang.
Manajemen dari Bali United belum mau bicara banyak soal nasib Fano bersama Serdadu Tridatu. Manajemen hingga saat ini berupaya supaya pemain 31 tahun itu tetap berseragam merah Pulau Dewata musim ini.
Alvino HanafiSejauh ini Fano dikaitkan dengan kepindahan ke luar negeri, hingga dalam negeri. Melihat bagaimana mayoritas bursa transfer luar negeri, utama Asia Tenggara sudah tutup, kemungkinan Fano akan tetap membela klub Indonesia.
Persib Bandung jadi salah satu klub yang difavoritkan menggaet Fano, apalagi pelatih Robert Rene Alberts juga tidak menutup kemungkinan untuk menjadikan Fano sebagai salah satu aset dari skuad Maung Bandung musim ini.
"Tentunya saya tahu beberapa dari nama yang disebut, dan tentunya pemain itu menghubungi saya, saya juga menghubungi mereka soal situasi yang terjadi saat ini," ungkap Robert soal kemungkinan Persib gaet Fano.
Pihak Persib dari manajemen tidak mau bicara banyak soal spekulasi bergabungnya Fano, meski ada yang menyebutkan terjadi negosiasi panjang antara Persib dan Fano, terkait nilai kontrak sang pemain.
Selain Persib, Persija Jakarta juga disebut-sebut berpeluang mengembalikan Fano. Pada 2015, Fano pernah gabung Persija namun akhirnya tidak berlangsung lama, karena kompetisi Indonesia dihentikan akibat dari sanksi FIFA.
Bali United



