Apakah kamu berusia 24 atau lebih?

Bantu kami memverifikasi usia Anda dengan memberikan jawaban yang jujur. Situs ini berisi iklan perjudian untuk 24+.

Konten yang dibatasi usia

Anda belum cukup umur untuk melihat konten taruhan. Anda akan dialihkan ke halaman utama.

alt
TebasGetty Images

Diterjemahkan oleh

Tebas Meledak di Hadapan Infantino: Sepakbola Bukan Milik Pribadimu!

Javier Tebas, presiden Liga Spanyol, melancarkan serangan tajam kepada Gianni Infantino, presiden Federasi Sepak Bola Internasional "FIFA", terkait langkah-langkah terbaru federasi tersebut menyangkut hak komersial dan kompetisi-kompetisinya, yang memicu kemarahan luas di Benua Eropa.

Tebas menulis melalui akunnya di platform "X": "Dalam waktu kurang dari sebulan, Gianni Infantino mengeluarkan kartu merah dengan dalih dugaan campur tangan politik, lalu setelah itu datang permintaan dari Kongres Amerika untuk menjelaskan alasan FIFA menarik tuduhan terhadap mantan anggota federasi yang telah divonis bersalah atas korupsi, di antara hal-hal lainnya".

Presiden Liga tersebut menambahkan: "Dan sekarang, FIFA menjanjikan lebih dari 10 miliar dolar, bahkan tambahan 20 juta dolar untuk setiap federasi, sementara ia bersiap memasukkan para investor dari sektor swasta ke dalam hak dan kompetisi-kompetisinya".

Tebas melanjutkan serangannya dengan berkata: "Ini tidak terlihat seperti reformasi. Justru terlihat seperti kampanye pemilu yang didanai oleh masa depan sepak bola".

Ia melanjutkan: "Pembangunan tidak boleh digunakan untuk membeli suara atau membungkam para penentang. Kompetisi FIFA dan hak-hak komersialnya bukanlah milik pribadi Infantino".

Presiden Liga Spanyol menutup pesannya dengan ungkapan bernada keras, dengan berkata: "Siapa yang mencampuradukkan politik, disiplin, uang, dan pengaruh tanpa transparansi, tidak bisa memimpin apa pun. Infantino bukanlah solusi bagi tata kelola FIFA, melainkan dialah masalahnya".

Pernyataan Tebas ini muncul di tengah meningkatnya kontroversi seputar rencana FIFA untuk meluncurkan entitas investasi baru yang berupaya menarik investasi swasta ke dalam hak-hak komersialnya, di tengah laporan mengenai kondisi kemarahan di dalam Federasi Sepak Bola Eropa "UEFA", dan krisis yang mencapai titik isyarat sejumlah negara Eropa mengenai kemungkinan memboikot Piala Dunia, sebagai bentuk penolakan terhadap cara Infantino mengelola federasi internasional tersebut dan rencana-rencana barunya.

Iklan

SUKA CERITA INI?

Tambahkan GOAL.com sebagai sumber pilihan di Google untuk melihat lebih banyak liputan kami

Ikuti GOAL di Google