Presiden La Liga, Javier Tebas bersikeras bahwa Liga Primer Inggris harus menghukum Manchester City atas dugaan pelanggaran keuangan.
Jika City dinyatakan bersalah karena melanggar lebih dari 100 peraturan terkait penyediaan informasi keuangan yang akurat, mereka dapat menerima berbagai hukuman, mulai dari denda atau pengurangan poin hingga degradasi dari Liga Primer.
Tebas mengatakan bahwa The Cityzens sebagai juara liga Inggris musim lalu memang pantas untuk mendapat sanksi atas tuduhan yang dialamatkan kepada mereka.
Apa kata La Liga tentang kasus Man City?
Sang presiden kompetisi kasta tertinggi Spanyol menyarankan agar Liga Primer segera mengambil keputusan soal kasus Man City karena bisa berdampak pada reputasi mereka.
"Ini tentang reputasi dan martabat Liga Primer," kata Tebas kepada wartawan di Financial Times Business of Football Summit pada Rabu (1/3).
"Reputasi global Anda memengaruhi kemampuan Anda untuk menarik sponsor dan menjual hak siar televisi."
Getty
Getty ImagesGeram dengan gerak lamban Liga Primer
Tebas pertama kali berbicara tentang inflasi pendapatan City dan Paris Saint Germain dari sponsor pada 2017 dan disambut dengan reaksi marah dari CEO Man City, Ferran Soriano dan pimpinan Liga Primer waktu itu, Richard Scudamore.
Sekarang, Tebas makin meluapkan kekesalannya karena Liga Primer bergerak lamban dalam menentukan sikap pada City, mengatakan kepada awak media: "Sudah terlalu lama. Kami tahu ada dugaan pelanggaran 100 pasal, jadi keputusan apa pun harus diterapkan sesuai dengan aturan Liga Primer. Salah satu hal terburuk tentang kontrol keuangan adalah jika Anda tidak mengikuti atau mematuhinya."
.jpg?auto=webp&format=pjpg&width=3840&quality=60)

