Timnas Indonesia U-19 sudah menggelar pemusatan latihan (TC), virtual sejak 5 sampai 15 November mendatang. Meski, berlatih dari kediaman masing-masing, para pemain tetap mendapat porsi yang padat.
Dalam sehari, para pemain timnas Indonesia U-19 dituntut menjalani latihan tiga kali. Menu yang diberikan berfokus untuk menjaga kondisi fisik skuad Garuda Muda.
Padatnya TC virtual tersebut tak membuat penyerang Persija Jakarta Alfriyanto Nico, mengeluh. Ia menegaskan siap mengikuti semua agenda yang diberikan dengan penuh semangat.
"Latihan sendiri agendanya tiga kali yakni jogging dan skipping di pagi hari sebelum sarapan. Lalu saat latihan virtual jam 9 pagi, kami melakukan penguatan otot seperti core," kata Nico dikutip laman resmi Persija.
"Terakhir saat sore diberikan program latihan seperti speed agility. Sekali lagi saya berusaha menunjukkan itu dengan maksimal selama latihan berjalan," Nico menambahkan.
Bagi Nico, mengikuti TC bersama timnas Indonesia U-19 merupakan yang pertama. Ia tidak dipanggil saat David Maulana dan kolega, menjalani agenda di Kroasia, pada periode Agustus hingga Oktober 2020.
PSSINico, merupakan satu di antara muka baru yang dipanggil pelatih timnas Indonesia U-19 Shin Tae-yong untuk TC tersebut. Maka dari itu, ia bakal memanfaatkan momen tersebut dengan sebaik-baiknya.
Terlebih, sudah sejak lama Nico menanti kesempatan untuk dipanggil ke timnas Indonesia U-19. Ia tak mau peluang yang didapatkannya tersebut menjadi terbuang sia-sia.
"Tentunya bisa membela timnas merupakan mimpi saya. Dan saya tidak bisa ungkapkan dengan kata-kata betapa bangganya, bersyukur dan bahagianya saya. Ini merupakan awalan bagi saya untuk bisa mewujudkan mimpi itu. Saya tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan ini," ucap jebolan Garuda Select tersebut.
Selain Nico, ada empat pemain Persija lainnya yang dipanggil untuk menjalani TC tersebut. Mereka adalah Sandi Arta Samosir, Salman Alfarid, Risky Sudirman, dan Braif Fatari.
Jumlah tersebut menjadikan Persija klub paling banyak menyumbang nama di TC timnas Indonesia U-19. Hal ini membuktikan para pemain muda klub ibu kota tersebut, memiliki kualitas yang mumpuni.


