OLEH FARABI FIRDAUSY
Salah satu rekrutan anyar Bali United, Taufik Hidayat, dipercaya tampil oleh pelatih Hans-Peter Schaller pada turnamen Piala Presiden 2018. Taufik dimainkan pada laga kontra Borneo II, dalam partai pembuka Grup D.
Bali United merampungkan pertandingan dengan kemenangan tipis, 3-2, lewat tiga gol yang dijaringkan Stefano Lilipaly. Taufik yang merupakan eks bek kiri PSIS Semarang tampil cukup baik, walau mengakui bahwa dirinya kurang percaya diri.
"Kalau untuk debut pertama saya akui ada sedikit rasa tegang dan kurang percaya diri di awal, selebihnya alhamdulilah bisa bermain lepas. Bermain di tim besar sepeti Bali United bisa dibilang jadi tekanan tersendiri buat saya," papar Taufik dikutip laman resmi klub.
"Tapi tekad saya adalah harus menunjukkan kepada masyarakat bagaimana kerja keras saya dilapangan, karena pasti banyak yang belum tahu permainan saya. Tapi kalau adaptasi secara permainan tim, saya rasa tidak ada masalah," imbuh pemain 24 tahun tersebut.
Menggunakan nomor punggung yang cukup besar, yakni 62, Taufik mengakui bahwa dirinya harus mengalah sehingga memilih nomor tersebut. Ada alasan pemain asal Demak itu akhirnya akhirnya memilih nomor 62.
"Saya ingin menggunakan nomor 26 yang merupakan nomor keberuntungan sejak awal karier profesional saya. Tapi nomor 26 sudah digunakan Bli Ngurah [Nanak]. Jadi saya putuskan untuk memilih nomor 62 yang merupakan kebalikan dari 26," pungkas Taufik.


