Jika Serie A musim ini dihentikan karena wabah virus corona maka itu akan menjadi "bencana", menurut Igli Tare selaku direktur olahraga Lazio.
Kompetisi kasta tertinggi Italia tersebut telah ditangguhkan sampai batas waktu yang tidak diketahui karena adanya krisis COVID-19, dengan para pemain dan staf semua klub kini tengah menjalani masa isolasi mandiri sesuai aturan pemerintah setempat.
Pandemi corona telah mengguncang Italia lebih keras ketimbang negara-negara lainnya di dunia, dengan sejauh ini terdapat 101.739 kasus dan angka kematian mencapai 11.591 jiwa.
Meski faktanya masih ada 13 pertandingan yang tersisa dari Serie A musim 2019/20 ini, tampaknya musim bisa dibatalkan sepenuhnya apabila krisis virus corona masih terus berlangsung hingga beberapa pekan ke depan.
Namun, Tare merasa masih terlampau jauh untuk mengambil keputusan akhir mengenai nasib kompetisi, dengan keyakinannya bahwa Serie A harus dituntaskan demi menghormati para korban jiwa.
"Musim ini harus diselesaikan. Kompetisi harus tetap berlangsung demi menghormati mereka yang meninggal dan semua fans," kata pimpinan eksekutif Lazio itu kepada Sport1.
"Waktunya belum matang untuk memutuskan pembatalan kompetisi. Jumlah orang yang terinfeksi [virus corona] semakin berkurang dan mengabaikan musim ini terasa tidak adil."
Tare menambahkan kemungkinan implikasi finansial apabila mengakhiri musim sebelum waktunya: "Bagi sepakbola Italia, berhenti di titik ini akan menjadi bencana."
"Kami akan mencoba untuk mencegah hal tersebut terjadi dengan seluruh kekuatan kami. Di sepakbola Italia, lebih dari 75% klub membiayai anggaran mereka melalui hak siar TV, jika pendapatan itu kosong, maka akan waktunya untuk kolaps."
Saat ini, semua pemain diwajibkan menjaga kebugaran di rumah masing-masing, dengan akses menuju fasilitas latihan dibatasi di tengah kuncian wilayah yang diterapkan di seluruh Italia.
"Kami ingin kembali normal dan juga berarti berlatih kembali," lanjut Tare. "Para pemain tidak menunggu hal lain, mereka hanya menunggu ketika semuanya dapat kembali normal di klub."


