Klub Al Ahli Arab Saudi melepas tanggung jawab atas keputusan hengkangnya dua bintangnya, yakni pemain Aljazair Riyad Mahrez dan pemain Pantai Gading Franck Kessie, seusai berakhirnya musim lalu.
Al Ahli sebelumnya memutuskan untuk membatalkan kontrak Mahrez secara sepihak, satu musim sebelum masa kontraknya berakhir, sementara menolak memperpanjang kontrak Kessie setelah kontraknya habis pada akhir musim lalu.
Khaled Abu Rashed, mantan anggota kehormatan Al Ahli, menyampaikan pernyataan atas nama Ahmed Al Shanqiti, ketua komite eksekutif klub Arab Saudi tersebut, yang di dalamnya ia melepas diri dari pengambilan keputusan hengkangnya Mahrez dan Kessie.
Anda dapat membahas topik dan berita ini secara lebih mendalam di forum Kooora
Abu Rashed berkata, dalam pernyataan kepada program "Dawrina Ghair" di kanal "SBC": "Hengkangnya Mahrez dan Kessie adalah keputusan teknis dari pelatih sebelumnya, Matthias Jaissle."
Kepergian dua bintang asal Aljazair dan Pantai Gading itu memicu kemarahan besar di kalangan suporter Al Ahli, terutama di tengah kesulitan yang terlihat pada tim setelah kepergian keduanya, sejak awal musim ini.
Al Ahli menempati peringkat kesembilan di klasemen Liga Arab Saudi, setelah melewati 6 pekan, dan hanya meraih 9 poin, dari 3 kemenangan dan 3 kekalahan.
Perlu diingat bahwa Jaissle juga meninggalkan Al Ahli sebelum awal musim ini, untuk pindah melatih Newcastle United, setelah 3 tahun bersejarah, di mana ia membawa tim meraih gelar Liga Champions Elite Asia sebanyak dua kali.




