Sulit untuk berharap apalagi percaya pada situasi sepakbola Indonesia saat ini, ketika klub digantungkan nasibnya dalam menunggu keputusan soal nasib kompetisi yang hingga Januari 2021 belum juga jelas.
PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) punya rencana untuk melaksanakan kembali Liga 1 dan Liga 2 pada Februari 2021. Namun hingga kini, belum ada kabar lanjutan terkait rencana tersebut, dan klub pun hilang harap.
Anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI rencananya akan menggelar pertemuan pada pekan ini, namun hal itu belum dipastikan. Pertemuan tersebut guna membahas bagaimana kelanjutan kompetisi musim 2020.
Pelatih Persib Bandung, Robert Rene Alberts, sudah telanjur skeptis pada rencana PSSI. Menurut pelatih asal Belanda itu, sudah terlalu lama waktu yang terbuang untuk menunggu kejelasan dan ketegasan dari para pemangku kepentingan.
“Saya pikir PSSI sudah cukup menggelar pertemuan sejauh ini, itu opini saya. Mereka hanya bertemu dan bertemu tapi tidak ada kesimpulannya, kami tetap tidak bisa bermain sepakbola, kami masih tanpa gaji dan kami masih tetap dalam situasi ragu mengenai masa depan,” ujar Robert, dilansir dari Simamaung.
Goal / Muhammad RidwanSituasi ini sudah berulang kali terjadi, membuat seluruh insan sepakbola menunggu dan berharap. Seperti diketahui, sudah sejak Oktober harapan bahwa sepakbola Indonesia bisa kembali hidup, namun gagal karena masalah perizinan.
"Termasuk orang-orang yang terlibat di sepakbola Indonesia seperti suporter. Padahal ini adalah negara yang paling banyak suporternya di Asia. Jadi saat ini semua orang dalam posisi yang kebingungan dan kami butuh arahan yang jelas,” ucap Robert menambahkan.
Persib berada di atas angin jika kompetisi 2020 dilanjutkan, sebagaimana mereka merupakan pemuncak klasemen dengan sembilan poin sempurna, sebelum Liga 1 ditangguhkan karena pandemi virus corona Maret lalu.
Situasi tersebut tidak lantas membuat Persib bersikeras untuk melanjutkan kompetisi 2020. Menurut pandangan Robert, sudah seharusnya PSSI dan LIB melangkah memikirkan rencana selanjutnya, yang lebih matang dan jelas.
“Dan saya sekali lagi menekankan untuk berhenti memikirkan liga 2020, hentikan sesuai aturan FIFA dan fokus menatap musim 2021 supaya semua bisa kembali segar dan termotivasi lagi. Kita adalah salah satu liga terbaik di regional ini tapi saat ini kami satu-satunya negara yang tidak bermain sepakbola."
Persib

