Pelatih Malaysia Tan Cheng Hoe mengaku hingga sekarang belum mendapat kepastian dari pemuncak klasemen sementara Superliga Denmark FC Midtjylland terkait pelepasan Dion Cools.
Cheng Hoe sebelumnya telah memanggil lima pemain yang merumput di luar negeri. Selain Cools, empat pemain lainnya adalah Dominic Tan, Junior Eldstal dan Luqman Hakim Shamsuddin. Dari lima pemain itu, hanya Cools yang belum memberikan kabar.
Meski bukan menjadi pilihan utama, Midtjylland telah memainkan Cools pada 19 laga di seluruh kompetisi. Midtjylland masih memiliki agenda pertandingan hingga 13 Desember, termasuk di Liga Europa. Di kompetisi antarklub Eropa itu, Midtjylland akan menghadapi klub Bulgaria, Ludogorets Razgrad pada 10 Desember.
Cheng Hoe mengutarakan, kelima pemain yang merumput di Eropa ini akan bergabung dengan tim di Singapura. Hanya saja, ia belum mendapat kepastian dari manajemen Midtjylland mengenai pelepasan Cools.
“Saya berharap klubnya bisa melepas dia lebih cepat,” ucap Cheng Hoe dikutip laman New Straits Times.
Sebelum bertolak ke Singapura kemarin, Cheng Hoe kembali mencoret pemain dari skuad Malaysia. Kali ini giliran bintang Kedah Darul Aman (KDA), Fayadh Zulkifli Amin. Berbeda dengan lima pemain yang belum pulih dari cedera, Cheng Hoe mempunyai alasan berbeda terhadap pencoretan Fayadh.
Cheng Hoe mengatakan, mempunyai skill mumpuni tidak cukup untuk memperkuat tim nasional. Ia membutuhkan pemain yang memiliki mental bagus menghadapi turnamen dengan tensi tinggi seperti Piala AFF.
“Sebagai pelatih, saya selalu mempercayai pemain mempunyai hati untuk bermain dan mewakili tim nasional. Pintu selalu terbuka untuk mereka jika mereka dalam kondisi siap dipanggil,” ucap Cheng Hoe.
“Kami tahu dia (Fayadh) masih mempunyai perjalanan yang panjang. Kami berharap dia bisa memperlihatkan performa bagus di M-League (Liga Malaysia). Pintu selalu terbuka untuk Fayadh bergabung ke tim nasional.”
Cheng Hoe menyadari sejumlah kontestan Piala AFF membawa banyak pemain muda. Mantan pelatih KDA ini kembali menyampaikan keyakinannya Malaysia dapat melangkah lebih jauh di turnamen sepakbola dua tahunan se-Asia Tenggara tersebut.
“Saya berharap pemain muda yang bergabung dengan tim bisa memperlihatkan performa bagus, karena itu sangat penting. Saya pikir pemain senior seperti Aidil Zafuan Radzak, Baddrol Bakhtiar, dan Khairul Fahmi Che Mat bisa memberikan masukan untuk mereka,” tutur Cheng Hoe.
“Piala AFF menjadi tahapan untuk memberikan kesempatan kepada semua pemain, terutama pemain muda. Ini menjadi ujian melawan tim-tim di kawasan Asia Tenggara. Jika mereka mampu mengatasi tekanan di pertandingan dengan intensitas tinggi, masa depan mereka akan bagus.”


