Tammy Abraham RomaGetty

Tammy Abraham Yakin Bisa Buka Pintu Ke Timnas Inggris

Ujung tombak AS Roma Tammy Abraham meyakini dirinya suatu saat nanti mendapat kesempatan untuk memperkuat tim nasional Inggris pada Piala Dunia mendatang setelah dicoret Gareth Southgate.

Abraham mendapatkan musim yang kurang bagus di 2022/23, karena hanya melesakkan empat gol dari 20 penampilannya di semua kompetisi. Torehan itu yang menjadi salah satu alasan manajer Gareth Southgate tidak memasukkan namanya ke dalam skuad Inggris.

Abraham mengaku kecewa tidak dipanggil membela Inggris di Piala Dunia 2022 lalu. Kendati demikian, sang pemain tidak ingin terpuruk, dan berusaha bangkit dengan memperlihatkan performa bagus agar pintu ke tim nasional terbuka lagi buat dirinya.

“Saya tidak ingin bicara besar [tentang tak masuk skuad Inggris]. Itu mengecewakan, tentu saja, saya tidak senang,” kata Abraham Gazzetta dello Sport dikutip laman Football Italia.

“Tetapi hal-hal seperti ini membuat Anda lebih kuat, menumbuhkan keinginan untuk berbuat lebih banyak dan berkembang. Karier saya ditandai oleh momen-momen seperti ini, juga di masa lalu.”

“Saya masih muda, saya memiliki banyak tahun ke depan, dan saya yakin saya akan punya waktu untuk ambil bagian di Piala Dunia lagi. Sekarang, saya hanya fokus pada Roma, dan saya ingin membantu klub berbuat lebih banyak di masa sekarang dan masa depan.”

Abraham juga menyampaikan harapan agar Jose Mourinho bertahan di Roma. Nama Mourinho mencuat ke permukaan sebagai salah satu kandidat pengganti Fernando Santos untuk membesut Portugal setelah sang pelatih mengundurkan diri.

“Dia adalah pelatih yang hebat, dan tentu saja semua orang menginginkan dia. Merupakan suatu kehormatan negara seperti Portugal mengejarnya. Tapi saya yakin pelatih fokus pada Roma,” ucap Abraham.

“Mourinho selalu berusaha membuat kami berkembang, kami fokus pada musim ini. Saya sudah mengatakannya di masa lalu, bagi saya, memiliki dia di sini seperti memiliki seorang paman. Dia menginginkan yang terbaik dari saya, jadi dia memotivasi saya dalam segala hal.”

“Dia memberi tahu saya ketika saya tidak bermain bagus, dan bahkan ketika saya melakukannya, dia tidak puas. Itu yang saya butuhkan, seorang pelatih yang selalu membimbing saya.”

Iklan
0