Ada perintah khusus yang diberikan pelatih Persiraja Banda Aceh Hendri Susilo, saat timnya mengalahkan Persita Tangerang. Ia menginstruksikan anak asuhnya memanfaatkan sisi sayap untuk menyerang.
Dalam pertandingan tersebut Persiraja menang dengan skor telak 3-1, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (24/3). Seluruh gol Laskar Rencong diukir Assanur Rijal pada menit 33, 36, dan 44.
Sedangkan Persita mampu membalas satu gol melalui Chandra Waskito Kusumawardana. Penyerang asal Sleman tersebut mengukir namanya di papan skor ketika babak kedua baru berjalan sembilan menit.
"Ya betul saya bilang ke anak-anak, ini momen, tekan terus dari kedua sayap, target seperti yang sudah kita latih, ada dua striker di situ [Silvio] Escobar dan [Assanur Rijal] Torres," kata Hendri.
Bermain dengan mengandalkan lebar lapangan bukan sesuatu yang baru dilakukan Persiraja. Klub kebanggaan warga Aceh tersebut sudah melakukan sejak lama.
Persita TangerangPertimbangan Persiraja menerapkan strategi tersebut karena mempunyai pemain sayap yang mumpuni. Kecepatan dan akurasi umpan menjadi senjata andalan mereka untuk menebar ancaman ke gawang lawan.
"Saya terus terang, saya percaya ada (Miftahul) Hamdi dan Defri Rizki, yang cepat-cepat dan punya crossing [umpan silang] yang bagus," ujar pria berusia 55 tahun tersebut.
Sebetulnya, Hendri sama sekali tidak menyangka Persiraja bisa meraih kemenangan telak. Ia sadar persiapan yang dilakukan timnya tidak maksimal untuk terjun di turnamen pramusim tersebut.
"Saya juga seperti yang disampaikan sebelumnya kami di sini [Piala Menpora 2021] nothing to lose ya. Tapi, hari ini Alhamdulillah kerja keras, perjuangan anak-anak [Persiraja]. Dan mereka menang hari ini Alhamdulillah," ucapnya.
Sementara itu, Miftahul Hamdi mengaku kemenangan Persiraja dipersembahkan untuk masyarakat Aceh. Menurutnya, mereka selalu semangat dalam mengasih dukungan kepada timnya.
"Mengenai taktik, semua itu memang kami nothing to lose. Kami main terbuka setiap peluang harus dimaksimalkan. Jadi walaupun kami tadi menang 3-0 di babak pertama kami tetap semangat main di babak kedua. Kami terus bekerja sampai 90 menit," tutur Hamdi.


