Syahrian Abimanyu - Madura UnitedAbi Yazid / Goal

Tak Sembarangan, Johor Darul Takzim Sudah Lama Incar Syahrian Abimanyu - Eksklusif Rasiman

Syahrian Abimanyu, atau Abi, telah resmi bergabung dengan raksasa Malaysia yakni Johor Darul Takzim (JDT). Abi akan menjadi pemain Indonesia pertama yang bermain yang berseragam Harimau Selatan sejak klub itu berubah nama menjadi Johor Darul Takzim, pada 2013.

Sebelumnya, JDT selalu menggunakan jasa pesepakbola asal Singapura untuk mengisi slot Asia atau ASEAN. Tercatat ada empat pesepakbola Singapura yang pernah berkarier di JDT sejak 2013. Mereka adalah Harris Harun, Shahril Ishak, Baihakki Khaizan, dan Hafiz Sujad.

Meski sering menggunakan jasa pesepakbola Singapura, Abi sebetulnya sudah dipantau sejak 2018 oleh tim pemandu bakat JDT. Sayangnya, Abi sempat menderita cedera lama sehingga kepindahan Abi ke JDT harus tertunda. Hal itu diungkapkan Rasiman, ayah dari Abi, kepada Goal Indonesia.

"Proses panjang sejak 2018 ketika Abi di timnas Indonesia U-19, Abi sudah diamati tim talentscout JDT. Mereka sudah mengamati tahun demi tahun hanya yang jadi masalah, Abi sempat cedera jadi proses kepindahan Abi mesti menunggu setahun lagi kemudian setahun lagi dan akhirnya baru terjadi sekarang," ujar Rasiman, yang juga asisten pelatih Madura United.

Rasiman - Madura UnitedGoal Indonesia

Pengamatan panjang yang dilakukan JDT, dianggap Rasiman karena Harimau Selatan ingin mempersiapkan Abi untuk jangka panjang. Rasiman mengatakan jika Abi bisa saja dipersiapkan menjadi suksesor Harris Harun yang kini usianya sudah 30 tahun. Selain itu, JDT juga dianggap Rasiman sebagai tim yang gemar mengorbitkan pesepakbola muda.

"Ini memang jangka panjang saat JDT mulai memperhatikan Abi. Sejak ada aturan asing ASEAN, mungkin JDT sudah mencari tentang siapa pemain pemain ASEAN yang akan menjadi suksesor Harris Harun di masa depan. Jadi, memang prosesnya panjang sekali untuk ke sana," jelas Rasiman.

"Harapan saya, ini batu loncatan bagi Abi. JDT bukan klub yang tidak memikirkan karier lebih besar bagi pemainnya. Ada contoh Safawi [Rasid] yang sempat dipinjamkan ke Liga Portugal hanya untuk mendukung karier pemain. Harapan saya, JDT juga bisa membantu seperti itu. Bagi JDT, itu adalah sebuah kebanggaan bisa menghasilkan pemain berkualitas seperti Safawi, bukan hanya untuk menguntungkan JDT semata," papar Rasiman menambahkan.

Tentang di mana Abi akan bermain apakah di JDT utama atau JDT II, Rasiman belum bisa menjawab itu. Rasiman pun menyerahkan sepenuhnya kepada tim pemandu bakat JDT dan percaya akan rencana yang dilakukan oleh JDT untuk kebaikan karier Abi.

"Itu adalah bagian kebijaksanaan tim. Pasti JDT tahu yang terbaik untuk Abi karena yang mereka mau pasti adalah pengembangan, tentang apakah JDT II apakah jadi opsi terbaik atau tidak. Kita juga tahu bahwa Harris Harun tahun ini mungkin belum bisa bermain atau baru akan bermain sehingga bisa saja Abi menjadi rencana cadangan bagi Harris Harun atau juga mungkin bisa dipinjamkan ke klub peserta Liga Super Malaysia lainnya."

"Ini karena JDT juga sudah biasa melakukan itu untuk mengembangkan karier pemain. JDT pasti akan memperhitungkan dengan seksama untuk memperhitungkan karier terbaik bagi para pemainnya, bukan hanya Abi saja." ujar Rasiman.

Kepindahan Abi ke Liga Malaysia menjadikannya pemain Indonesia kedua di musim ini yang menandatangani kontrak dengan klub Malaysia. Sebelumnya bek timnas, Ryuji Utomo sudah diumumkan secara resmi bergabung dengan kontestan Liga Super Malaysia, Penang FC.

Iklan
0