OLEH FARABI FIRDAUSY
Gelandang veteran Ponaryo Astaman mengakui kalau dirinya sudah tak sanggup lagi jika harus bermain untuk Borneo FC pada sisa kampanye Liga 1 2017. Pria yang juga kapten Borneo itu kini diberi peran baru.
Selepas mengambil kursus kepelatihan A AFC, beberapa waktu lalu, Ponaryo pun dipercaya menjadi bagian tim pelatih. Ia kini bakal lebih fokus terlibat membantu tim pelatih Pesut Etam, ketimbang dimainkan.
"Saya kalau diminta bermain jujur tidak kuat. Stamina saya jauh menurun karena lama tidak latihan. Bantu-bantu (dalam latihan) sedikit saja. Kalau dipaksa main penuh tidak sanggup," kata pemain 38 tahun itu, dikutip laman resmi klub.
"Banyak yang saya dapat dari kursus kepelatihan. Mulai dari mengasah taktik, strategi, dan belajar hal lain. Saya coba bantu di Borneo FC sebagai tanggung jawab saya di tim," sambung Popon, sapaan karibnya.
17 penampilan telah dikemas Ponaryo musim ini, dengan catatan menit bermain 1357. Ia pun berpendapat penampilan Borneo semakin berkembang seiring pergantian pelatih dari mulai Dragan Djukanovic hingga kini Iwan Setiawan.
“Target kami diawal musim harus berada di papan atas, kami harus tetap semangat kejar ambisi itu,” urai Popon. "Tapi saya lihat pemain tetap tampil bagus. Terutama di putaran kedua jauh lebih meningkat performanya,” pungkasnya.


