Gareth Bale dikritik mantan pelatih Real Madrid John Toshack karena tak mau belajar bahasa Spanyol selama lima tahun di Santiago Bernabeu.
Setelah pindah ke ibu kota Spanyol dengan banderol mewah pada 2013, pemain timnas Wales ini mengindikasikan bakal hengkang dalam waktu dekat.
Usai penampilan di final Liga Champions, di mana ia mengepak dua gol kemenangan, Bale berujar akan mempertimbangkan opsi di musim panas demi tampil reguler setiap pekan.
Jika ia akhirnya meninggalkan Madrid, pemain 28 tahun tersebut pergi dengan satu gelar La Liga dan empat Liga Champions.
Meski memiliki gelar menterang, karier Bale diganggu masalah cedera dan Toschack mempertanyakan usaha Bale untuk adaptasi di lingkungan baru.
“Ia pemain yang berbeda dari rekan setimnya,” katanya kepada Cadena SER.
“Ia tidak suka bicara kepada pers, dan ini sangat menyedihkan, dengan semua waktu selama ia di Spanyol, ia tidak tahu bagaimana bicara dengan bahasa setempat.
“Jika Anda main di negara lain, setidaknya Anda memiliki obligasi untuk mencoba.
“Orang akan selalu berpikir lebih baik terhadap Anda jika Anda berusaha.”
Toshack, yang pernah dua kali menukangi Madrid, juga mendukung keputusan Zinedine Zidane yang tidak memberikan tempat utama kepada Bale beberapa kali, termasuk di final Liga Champions.
“Jika Anda ada dalam situasi Zidane, Anda harus memahami itu. Jika Anda menganalisa cedera itu, Anda melihat itu tidak normal.
“Bale tanpa diragukan lagi akan menjadi starter jika ia tidak memiliki masalah cedera.”



