Kelana Mahesa - Indonesia U-19PSSI

Tak Hanya Indonesia, Pemain FC Twente Juga Tolak Suriname

Palang pintu FC Twente Jayden Oosterwolde mengaku pernah didekati asisten pelatih timnas Indonesia U-19 di media sosial agar bersedia memperkuat skuad Garuda di masa mendatang.

Oosterwolde lahir di Zwolle 19 tahun lalu. Namun Oosterwolde mempunyai darah Indonesia di leluhurnya yang berasal dari Suriname. Latar belakang itu yang membuat Oosterwolde sempat diminta memperkuat timnas Indonesia U-19 beberapa waktu lalu.

Pelaksana tugas (Plt) sekjen PSSI Yunus Nusi sebelumnya telah menyatakan Oosterwolde menolak tawaran memperkuat timnas Indonesia saat menjalani pemusatan latihan (TC) di Spanyol. Menurut Yunus, performa Oosterwolde bersama Twente menarik perhatian pelatih Shin Tae-yong.

Pemain berposisikan bek kiri ini memilih ingin memperkuat Belanda yang merupakan negara kelahirannya. Menurut Oosterwolde, membela tim Oranye menjadi dambaannya sejak masa kanak-kanak. Selain Indonesia, Oosterwolde juga menolak keinginan Suriname.

“Indonesia dan Suriname telah menghubungi saya. Suatu saat saya menerima banyak pesan di Instragram dari Indonesia. Ternyata salah satunya adalah asisten pelatih tim nasional,” ungkap Oosterwolde diwartakan laman Twente Fans yang mengutip pemberitaan ELF Voetbal Magazine.

Kelana Mahesa - Indonesia U-19PSSI

“Saya sudah menyampaikan ke agen saya, bahwa saya saat ini sedang fokus untuk menembus ke skuad timnas Belanda. Indonesia dan Suriname sekarang tidak dalam pertimbangan saya. Saya selalu memimpikan membela tim Oranye, dan saya sangat menginginkannya.”

Keputusan  Oosterwolde ini membuat PSSI mempunyai delapan pemain keturunan tersisa yang akan dipanggil ke timnas. Dua diantaranya sudah mengikuti TC bersama timnas U-19 di Kroasia, yakni Kelana Mahesa dan Luah Mahesa. Sedangkan nama enam pemain lainnya masih dirahasiakan.

Di lain sisi, Oosterwolde tidak mengambil keputusan salah untuk memperkuat Twente pada musim panas tahun lalu. Oosterwolde sempat diminati Heracles Almelo, karena memiliki kecepatan yang bagus.

“Selama pembicaraan kami, Heracles menunjukkan mereka menganggap saya sebagai bek tengah. Sedangkan FC Twente juga melihat saya sebagai bek kiri,” ucap Oosterwolde.

“Saya melihat peluang terbesar untuk diri saya sendiri di posisi itu. Itu juga membantu pilihan saya untuk FC Twente. Saya berani menyimpulkan telah membuat pilihan yang tepat pada musim panas lalu.”

SIMAK JUGA: BERITA SEPAKBOLA NASIONAL!

Iklan
0