OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) telah resmi kembali dibuka setelah renovasi. Kemungkinan, tempat tersebut menjadi kandang timnas Indonesia bila menggelar pertandingan di Tanah Air.
Akan tetapi, timnas Indonesia tidak bisa memakai tempat tersebut secara gratis maupun diskon. PSSI selaku induk sepakbola nasional harus mengeluarkan Rp450 juta dan uang jaminan Rp1,5 miliar bila skuat Merah Putih ingin bertanding di SUGBK.
Menurut direktur utama Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) Winartno, nominal tersebut memang wajar adanya. Uang sewa tersebut dipakai pihaknya untuk merawat SUGBK.
Oleh karena itu, Winarto berharap semua pihak dapat memahami situasi ini. Mengingat, merawat SUGBK tidaklah murah karena tempat tersebut memiliki fasilitas yang bertaraf internasional.
"Kalau untuk pertandingan ini sudah ke bisnis. Karena mereka menjual tiket dan dapat keuntungan dari sana. Kami juga perlu untuk perawatan stadion dari uang sewa tersebut," kata Winarto saat dihubungi Goal Indonesia.
"Kami akan kenakan tarifnya sesuai seperti yang lainnya. Tidak ada perbedaan walau yang memakai timnas Indonesia untuk pertandingan di SUGBK," ia menambahkan.
Laga timnas Indonesia kontra Islandia yang digelar 14 Januari 2018, sekaligus peresmian SUGBK usai direnovasi untuk Asian Games. Ketika itu, pasukan Luis Milla menyerah dengan skor 4-1.
