Tak Ada Andrea Pirlo, Leonardo Bonucci Pun Jadi

Komentar()
Getty Images
Urusan umpan krusial, Bonucci terbukti bisa menggantikan peran Pirlo dengan sangat baik.

Ada kekhawatiran tersendiri ketika Antonio Conte tak menyertakan nama Andrea Pirlo dalam daftar skuat Italia untuk putaran final Euro 2016. Pun demikian dengan ketika Riccardo Montolivo dan Marco Verratti tak disertakan dalam tim.

Siapa yang nantinya akan mengirim umpan-umpan krusial ke lini depan? Siapa yang nantinya memegang kendali dan tempo bermain? Apa jadinya Italia di Prancis nanti?

Lumrah sebenarnya bila pertanyaan itu muncul. Pirlo, Verratti mau pun Montolivo memang memiliki kualitas tersendiri dalam mengirim umpan. Levelnya bisa dikatakan di atas rata-rata.

Pirlo, bahkan di usia yang semakin bertambah, kerap menyuguhkan umpan-umpan terukur nan krusial bersama klubnya saat ini, New York City FC. Verratti bersama PSG dan Montolivo di AC Milan juga tak kalah briliannya. Hanya karena kendala cedera dan penyesuaian skema bermain yang membuat mereka tak dibawa Conte ke Prancis.

Ya, Conte memilih untuk memainkan skema baru. Peran Pirlo dinilai bisa dijalankan pemain lain, dan tak harus dari pemain tengah. Adalah Bonucci yang kemudian muncul sebagai pengganti Pirlo.

Anda bisa menyaksikan sendiri aksi Bonucci di laga Italia kontra Belgia dini hari tadi. Jangan tanyakan lagi kualitas penampilannya di sektor pertahanan Azzurri, dengan ia mengawal dengan sangat baik daerahnya. Juga Bonucci mampu menjalankan tugas sebagai pemimpin di sektor belakang, berbagi tugas untuk menutup setiap celah yang ada, bahkan melemparkan diri ke arah gerak bola yang dikirimkan pemain Belgia menuju gawang Gianluigi Buffon.

Tapi yang kemudian menjadikan bek Juventus itu dinobatkan sebagai man of the match pertandingan Italia kontra Belgia dini hari tadi adalah umpan-umpan kunci yang dilakukannya.

Tampil selama 90 menit, Bonucci melakukan tujuh sapuan, empat intersep dan satu pelanggaran penting yang mencegah pemain Belgia melakukan serangan balik cepat. Dan yang paling mencuri perhatian adalah 34 umpan yang dilakukannya, dengan akurasi sukses mencapai 79,4 persen. Bonucci bahkan memberikan andil penting pada terciptanya gol Emmanuele Giaccherini karena bola yang dilesakkannya datang dari umpan jauh darinya dari zona pertahanan Italia.

Skema serangan balik yang diusung Conte juga dijalankan dengan baik oleh Bonucci, juga lewat umpan jauhnya. Setidaknya ada enam kesempatan lain yang tercipta lewat umpan terukur Bonucci.

"Saya sendiri selalu mencoba melakukan umpan seperti ini dan kerap melakukannya membuat kualitas umpan saya meningkat," kata Bonucci kepada Sky Sport Italia.

“Seperti yang sudah saya katakan, kami melakukan uji coba dan terus berlatih sehingga ketika kami berada di lapangan, kami tahu apa yang harus kami lakukan."

"Kami harap ini menjadi awal yang bagus, karena kami di sini untuk membuat semua terpesona," tandas Bonucci.

Well, itu berhasil buat saya!

 

Tutup