Bek Juventus Leonardo Bonucci menyatakan, manajer Manchester City Pep Guardiola ingin sekali mendatangkan dirinya pada tahun lalu, namun ia tidak ingin meninggalkan "rumahnya" di Turin.
Pemain berusia 34 tahun itu menghabiskan seluruh kariernya saat ini di Italia, dengan bergabung ke Viterbese, Inter, Genoa, dan Bari sebelum pindah ke Juventus pada 2010.
Bonucci pernah bermain untuk AC Milan pada musim 2017/18, namun sang bek bergabung kembali dengan Bianconeri di akhir musim yang penuh gejolak di San Siro yang membuat dirinya mengakui telah melakukan kesalahan dengan memutuskan untuk meninggalkan Allianz Stadium.
Bonucci juga memiliki beberapa peluang untuk hijrah ke Liga Primer Inggris, dengan mengakui dirinya ada dalam radar Guardiola di City selama lima tahun terbaiknya.
Bonucci mengakui, kekagumannya pada Guardiola hampir menyebabkan transfer ke Etihad Stadium membuahkan hasil pada satu tahap, namun ia juga mengatakan dirinya menolak pendekatan tersebut pada 2020 untuk memastikan dia akan menjadi legenda klub di Juventus.
"Saya memiliki impian untuk dilatih Pep," ujar Bonucci kepada The Athletic. "Yang paling dekat dengan kami adalah pada 2016. Saya hampir bergabung ke City. Kami sampai ke detail sangat terakhir, kemudian Juventus memutuskan untuk tidak menjual."
"Kami memutuskan untuk tetap bersama. Lalu, ketika saya pergi ke AC Milan, saya bisa saja pergi ke City, tapi beberapa hal harus terjadi agak itu terjadi. Saya juga telah berjanji kepada Milan. Tahun lalu, saya berbicara dengan Pep lagi.
"Ia menginginkan saya, tapi saya katakan kepadanya: 'Juventus adalah rumah saya. Saya bahagia di ini. Saya merasa betah di sini'. Saya ingin menebus kekalahan saya dengan pergi ke Milan selama satu musim."
"Menjadi simbol Juventus lagi adalah hal yang menarik yang bisa saya lakukan dalam karier saya saat ini."




