Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, mempersilakan Shin Tae-yong membawa timnas Indonesia U-19 untuk pemusatan latihan (TC) di Korea Selatan. Asalkan, pria berusia 51 tahun tersebut tidak melupakan tugasnya dengan skuad timnas Indonesia senior.
Ucapan tersebut karena timnas Indonesia senior bakal menjalani laga sisa Grup G kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Asia. Ada tiga laga menanti skuad Garuda yakni melawan Thailand (8 Oktober), Uni Emirat Arab (15 Oktober), dan Vietnam (12 November).
Sedangkan timnas Indonesia U-19 bakal ambil bagian pada Piala Asia yang diselenggarakan di Uzbekistan, 14 sampai 31 Oktober mendatang. Dalam perhelatan tersebut pasukan Garuda Muda tergabung di Grup A bersama tuan rumah Uzbekistan, Kamboja, dan Iran.
Oleh karena itu, Iriawan menginginkan Tae-yong juga fokus juga dengan timnas Indonesia senior. Meski kans armada Merah Putih untuk bermain di putaran final Piala Dunia sudah pupus karena mengalami lima kekalahan dan kini menduduki posisi juru kunci klasemen.
"Secara eksplisit kami tak masalah untuk berangkat TC ke Korea Selatan. Tapi kami meminta yang bersangkutan untuk tidak meninggalkan timnas senior. Karena dari awal memang yang bersangkutan diminta untuk memegang tiga tim yaitu U-19, U-23, dan senior," kata Iriawan, Rabu (29/7).
Goal Indonesia"Memang fokus utamanya adalah tim untuk Piala Dunia U-20. Tapi kami menginginkan tim senior juga harus bisa mendapat hasil maksimal sehingga bisa memperbaiki peringkat di FIFA," pria yang karib disapa Iwan Bule tersebut menambahkan.
Sebelum membawa timnas Indonesia U-19 TC ke Korea Selatan, Tae-yong bakal melangsungkan latihan di Stadion Madya, Jakarta. Sebanyak 49 pemain dipanggil untuk mengikuti agenda tersebut.
Tae-yong juga menggelar TC timnas Indonesia senior di lokasi yang sama. Ada 26 nama diajak berpartisipasi dalam agenda tersebut yang rencananya latihan perdana pada 1 Agustus mendatang.
Para pemain timnas Indonesia senior dan U-19 sudah berkumpul sejak pekan lalu. Mereka juga telah menjalani swab test, untuk memastikan tidak ada yang terpapar virus corona ketika latihan dilangsungkan.
