OLEH MUHAMMAD RIDWAN
Syahrian Abimanyu, merasa tidak terbebani dengan tugas barunya di timnas Indonesia U-19 yang dipercaya menjadi alih bahasa. Ia justru senang menjadi penyambung lidah antara pelatih dengan rekan-rekannya.
Saat ini, Eduardo Perez dan Miguel Gandia dipercaya memegang kendali timnas U-19 selama pemusatan latihan berlangsung, di Lapangan ABC Senayan, Jakarta. Kedua orang tersebut menggantikan peran Bima Sakti yang lagi mengambil lisensi A AFC.
Eduardo dan Gandia memang bisa berbahasa Inggris. Akan tetapi, mereka lebih lancar memakai bahasa Spanyol, sehingga membutuhkan alih bahasa ketika berbicara dengan para pemain timnas U-19.
Selain itu, Luis Milla yang menjadi supervisi di timnas U-19 hanya fasih berbahasa Spanyol. Maka dari itu, sering kali pemain-pemain bertanya kepada Abimanyu. Mengingat, pilar Sriwijaya FC tersebut mengerti bahasa Spanyol karena sempat berkarier di beberapa klub negara tersebut pada 2012-2017.
Salah satu klub Spanyol yang dibela Abimanyu, adalah Levante B. Di sana pesepakbola berusia 18 tahun tersebut berlatih selama satu musim sebelum akhirnya kembali ke Tanah Air membela Persija Jakarta U-19.
"Selama bantu tim ikhlas-ikhlas saja. Membantu tim enggak apa-apa. Karena saya udah pernah tinggal di sana. Kalau enggak ngerti tanya ke saya, ya saling bantu saja," kata Abimanyu.
Selain itu, Abimanyu menyatakan tidak sulit mengikuti program latihan yang telah diberikan tim pelatih. Ia menyebut gaya permainan yang diterapkan hampir sama seperti zaman Indra Sjafri.
"Enggak jauh beda, cuma sekarang didorong intensitas mainnya lebih cepat. Sama-sama menggunakan bola bawah," ujarnya.
