Sol CampbellGetty Images

Sven-Goran Eriksson: Sol Campbell & Ashley Cole Bisa Jadi Manajer Sukses!

Mantan pelatih timnas Inggris, Sven-Goran Eriksson, ingin melihat lebih banyak juru taktik kulit hitam di pekerjaan utama sepakbola.

Dengan fokus yang lebih besar pada ketidaksetaraan rasial di masyarakat setelah kematian George Floyd, perhatian kembali bergeser pada minimnya perwakilan kulit hitam di lingkaran manajerial sepakbola.

Belum lama ini, bintang Manchester City, Raheem Sterling, merasa posisi utama di jajaran manajerial klub-klub Liga Primer Inggris terlalu didominasi oleh orang-orang kulit putih, termasuk manajer dan jabatan penting di manajemen.

Sterling membanding nasib empat pelatih muda asal Inggris. Steven Gerrard dan Frank Lampard masing-masing adalah manajer klub di Rangers dan Chelsea.

Sementara Sol Campbell hanya melatih klub kasta bawah, yakni Southend United setelah dari Macclesfield Town, lalu Ashley Cole saat ini melatih akademi Chelsea.

"Sayangnya, saya harus mengatakan tidak banyak manajer kulit hitam di seluruh dunia dan jika Anda bertanya mengapa, saya tidak tahu, tapi itu fakta," ucap Eriksson kepada Stats Perform News, Kamis (11/6).

“Anda memiliki [Clarence] Seedorf, yang cukup sukses di sana-sini, jadi ada [beberapa]. Saya pikir Anda memiliki banyak pelatih asal Amerika Selatan, tetapi mungkin itu harus lebih.”

“Campbell dan Cole adalah dua pemuda yang sangat pintar, pemain-pemain yang pernah saya latih. Pemain yang sangat bagus, dan tentu saja dengan pengetahuan tentang sepakbola tidak ada duanya.”

"Mereka tahu sepakbola dan mereka adalah orang-orang baik. Ketika mereka berbicara, Anda akan mendengarkan. Jadi saya tidak bisa melihat alasan mengapa mereka tidak bisa menjadi manajer yang bagus juga,” tambahnya.

Kebetulan Gerrard dan Lampard juga mantan anak asuh Eriksson di timnas Inggris. Ia memuji Lampard di Chelsea dengan menyebut pelatih The Blues itu akan bertahan lama di Stamford Bridge.

Iklan