OLEH FARABI FIRDAUSY
Pelatih timnas Suriah U-23, Hussein Afash, menyoroti permainan keras yang diperagakan para penggawa timnas Indonesia U-23, ketika kedua tim bentrok pada laga uji coba di Stadion Wibawa Mukti, Kamis (16/11) malam.
Pada pertandingan yang berakhir dengan skor 3-2 untuk kemenangan Suriah itu, beberapa kali pemain Indonesia dinilai pihak Suriah telah melakukan tekel yang keras. Hal itu membuat mereka khawatir, dan diharapkan tak terjadi di pertemuan selanjutnya.
"Terkadang pemain Indonesia melakukan tekel yang terlalu keras. Secara kekuatan kami tidak lemah, tapi kami juga perlu berhati-hati di uji coba ini. Kami ingin melaporkan masalah ini ke manajer tim," beber Hussein kepada awak media selepas laga.
"Kami sangat berharap di pertandingan kedua, kedua tim nantinya bisa bermain lebih bagus dan lebih 'aman'. Karena beberapa kali tekel-tekel dari pemain Indonesia terlalu keras," timpal Mohammad Raafat Mouhtadi, pemain Suriah.
Kekhawatiran Suriah memang beralasan, pasalnya mereka akan berpartisipasi di Piala Asia U-23 2018, yang akan dilaksanakan pada Januari mendatang di Tiongkok.
Partai uji coba kedua melawan Suriah sendiri akan dilaksanakan, Sabtu (18/11) lusa, di Stadion Wibawa Mukti. Di kesempatan tersebut, timnas Indonesia akan diperkuat delapan pemain senior tambahan.

