Mochammad Supriadi mendapat kesempatan untuk tampil pertama kalinya sebagai starter bersama Persebaya Surabaya saat menjamu Bali United dalam lanjutan Liga 1 2019, Selasa (24/9) malam WIB.
Ini merupakan penampilan kedua winger berusia 17 tahun tersebut di hadapan publik Stadion Gelora Bung Tomo setelah sebelumnya masuk sebagai pemain pengganti saat Persebaya menyambut kunjungan Persija Jakarta pada akhir Agustus lalu.
Sayangnya, Supriadi yang turun sejak menit pertama kesulitan mengembangkan permainan menghadapi skuad Bali United yang bertabur bintang. Ia pun kemudian ditarik keluar untuk digantikan oleh Fandi Eko Utomo pada menit ke-68.
Asisten pelatih Persebaya, Bejo Sugiantoro meminta kepada media agar tidak membebani sang talenta muda dengan sorotan negatif, di tengah keputusan beraninya memainkan penyerang sayap belia tersebut karena percaya pada potensi besarnya.
"Saya mohon jangan hujat Supriadi," imbau Bejo dalam sesi jumpa pers setelah pertandingan kontra Bali yang berakhir imbang 1-1.
"Saya yang memberi fasilitas kepada dia [main sebagai starter]. Kapan lagi Persebaya percaya kepada pemain [muda]? Apalagi, statusnya juga pemain asli Surabaya. Kalau tidak dicoba, bagaimana kita tahu potensi pemain muda."
"Ia adalah prospek yang harus dijaga. Sebelum pertandingan, para pemain senior sudah siap membantu Supriadi yang memang punya potensi. Kami semua di sini bahu membahu menaikkan para pemain muda produk Surabaya."
Supriadi merupakan lulusan tim muda Persebaya, selain juga pernah menjadi bagian dari skuad tim nasional Indonesia U-16 yang sukses menjuarai Piala AFF usia muda pada 2018 lalu.


